Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sekolah Rakyat Terintegrasi Sidrap Mulai Buka Seleksi Penerimaan Murid Baru

Sekolah Rakyat Terintegrasi Sidrap mulai buka penerimaan murid baru, sediakan fasilitas lengkap dan pembinaan karakter siswa.

Tayang:
Humas Setda Sidrap
SEKOLAH RAKYAT TERINTEGRASI SIDRAP - Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah bersama jajaran pemerintah daerah, di antaranya Kepala Dinas Sosial Wahidah Alwi, Plt Kepala Dinas Pendidikan Sirajuddin, perwakilan Kementerian Sosial, camat, kepala desa/lurah, kepala sekolah, hadiri pembukaan penerimaan murid baru Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 66 Kabupaten Sidrap, Selasa (30/9/2025). 

TRIBUN-TIMUR.COM – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 66 Kabupaten Sidenreng Rappang resmi memulai Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran baru. 

SRT ini diperuntukkan bagi jenjang SD hingga SMA, dan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Sidrap.

Kegiatan penerimaan siswa baru berlangsung di Sekolah Rakyat tipe 1C, Jalan Pendidikan Nomor 7, Kelurahan Majelling, Kecamatan Maritengngae. 

Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, bersama jajaran pemerintah daerah, di antaranya Kepala Dinas Sosial Wahidah Alwi, Plt Kepala Dinas Pendidikan Sirajuddin, perwakilan Kementerian Sosial, camat, kepala desa/lurah, kepala sekolah, hingga orang tua siswa.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nurkanaah menyampaikan rasa syukur atas hadirnya sekolah rakyat di Sidrap. 

"Alhamdulillah, Sidrap termasuk kabupaten yang mendapat kesempatan menjalankan program sekolah rakyat dengan fasilitas lengkap. Sebelumnya telah hadir tipe 1B khusus jenjang SMP yang di-launching langsung oleh Bupati,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberadaan sekolah rakyat menjadi peluang besar bagi anak-anak Sidrap untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik dengan pembinaan khusus. 

"Orang tua perlu menyiapkan mental karena anak-anak akan dididik dengan aturan ketat demi kebaikan mereka. Insya Allah, alumni sekolah rakyat akan mendapat perhatian hingga ke perguruan tinggi,” ungkapnya.

Nurkanaah juga menegaskan bahwa sistem pendidikan di sekolah rakyat berbeda dari sekolah reguler, karena siswa diasramakan. Pola ini dinilai efektif dalam membentuk kemandirian dan karakter disiplin anak.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Sidrap, Wahidah Alwi, menjelaskan bahwa siswa sekolah rakyat mendapat fasilitas lengkap, termasuk pelayanan kesehatan gratis, perlengkapan kebutuhan harian, serta peralatan sekolah. 

“Makan juga disiapkan tiga kali sehari ditambah dua kali snack dengan menu bergizi,” ujarnya.

Dengan sistem terintegrasi ini, sekolah rakyat diharapkan mampu menjadi model pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pembinaan karakter, kesehatan, serta kesejahteraan siswa.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved