Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Suami Siram Istri Pakai Air Panas

Dibeli via Online, Suami di Pinrang Nekat Siram Istri Pakai Air Keras

S pelaku penyiraman air keras ke istrinya di Desa Leppangang, Pinrang, akhirnya ditangkap polisi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Moh Faizal Lupphy S | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Moh Faizal Lupphy S
AIR KERAS - Pelaku penyiraman air keras di Desa Leppangang, Kecamatan Patampanua, diinterogasi di ruang Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pinrang, Selasa (5/5/2026). Pelaku membeli air keras via online. 

Ringkasan Berita:
  • Pelaku penyiraman air keras berinisial S di Pinrang akhirnya ditangkap polisi. 
  • Korbannya adalah istrinya sendiri, Hj Nani, yang mengalami luka serius dan kini dirawat intensif di rumah sakit.
  • Pelaku membeli air keras secara online dan melakukan aksinya dengan menyamar sebagai pembeli di tempat jualan korban. 
  • Saat korban lengah, pelaku langsung menyiramkan cairan tersebut lalu melarikan diri menggunakan sepeda motor.

TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Pelaku penyiraman air keras berinisial S di Desa Leppangang, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya ditangkap.

Korbannya ialah Hj Nani istri dari pelaku yaitu S.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Ananda Gunawan.

"Betul, pelakunya sudah kita amankan," kata Ananda kepada Tribun-Timur.com saat ditemui di Mapolres Pinrang, Selasa (5/5/2026).

Pelaku membeli air keras via online.

Aksi penyiraman dilakukan di tempat jualan gorengan korban.

Pelaku datang menyamar menggunakan masker, helm, dan jaket.

Baca juga: Baru Pulang Merantau dari Kalimantan, Hj Nani Disiram Air Keras oleh Suami saat Jualan di Pinrang

Ia berpura-pura menjadi pembeli agar identitasnya tidak diketahui.

Saat itu, korban sedang berbaring santai bermain ponsel.

Pelaku langsung menyiramkan air keras ke tubuh korban.

Setelah beraksi, pelaku kabur menggunakan sepeda motor.

Korban kini menjalani perawatan intensif di UGD RSU Sitti Khadijah.

Tubuh korban mengalami luka melepuh serius akibat cairan kimia.

Pakaian yang dikenakan korban juga tampak hancur terkena siraman itu.

“Panas sekali sampai kulit melepuh,” ungkap Nani merintih kesakitan saat ditemui di Rumah Sakit.

Laporan wartawan Tribun-Timur.com/Moh Faizal Lupphy S.

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved