BPJS Nonaktif, Warga Pinrang Nyaris Gagal Operasi Katarak di RSUD Lasinrang
BPJS Kesehatan PBI milik Ruslela mendadak nonaktif saat hendak operasi katarak. Dinas Sosial Pinrang mereaktivasi kepesertaannya.
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Ruslela (55), warga Pinrang, nyaris gagal menjalani operasi katarak di RSUD Lasinrang karena BPJS Kesehatan PBI miliknya mendadak nonaktif.
- Ia langsung mendatangi Dinas Sosial Pinrang dan mendapatkan pelayanan cepat.
- BPJS Ruslela berhasil direaktivasi, sehingga operasi tetap bisa dilakukan.
TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, bernama Ruslela (55) sempat panik setelah mengetahui kartu BPJS Kesehatan miliknya tiba-tiba tidak aktif.
Padahal, Ruslela dijadwalkan menjalani operasi katarak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lasinrang, Kamis (12/2/2026).
Ruslela diketahui termasuk salah satu warga yang dihapus dari daftar penerima bantuan iuran jaminan kesehatan (PBI-JK) di Kabupaten Pinrang.
Mendapatkan informasi BPJS Kesehatannya nonaktif, Ruslela langsung mendatangi Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Pinrang di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Macorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, sekitar pukul 10.30 Wita. Ia datang ditemani anak perempuannya.
Pantauan Tribun-Timur.com di lokasi, Ruslela terlihat tergesa-gesa menuju kursi pelayanan Dinsos sambil menunjukkan surat keterangan dari RSUD Lasinrang.
“Ini BPJS-ku tidak aktif, padahal saya mau operasi katarak nanti. Bisa tidak diaktifkan kembali?” ucap Ruslela kepada petugas Dinsos.
Kepala Dinas Sosial Pinrang Andi Pawelloi Nawir yang melihat kondisi Ruslela langsung menghampiri dan membantu proses reaktivasi BPJS Kesehatan tersebut. Ia juga terlihat langsung menghubungi lurah setempat untuk melengkapi data pendukung.
Ruslela mengatakan, dirinya telah menjalani rawat jalan katarak selama beberapa bulan terakhir dengan menggunakan BPJS Kesehatan PBI-JK.
“Bulan lalu masih aktif. Tapi tadi di rumah sakit ternyata sudah tidak aktif. Makanya saya langsung ke sini. Alhamdulillah, sekarang sudah aktif lagi,” ungkapnya.
Ia pun mengaku bersyukur dan berterima kasih atas pelayanan cepat dari Dinas Sosial Pinrang.
“Cepat sekali pelayanannya. Terima kasih Pak Kadis,” ucap Ruslela.
22.327 Warga Pinrang Dicoret dari BPJS PBI-JK
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 22.327 warga Kabupaten Pinrang dihapus dari daftar penerima bantuan iuran jaminan kesehatan (PBI-JK).
Pantauan Tribun-Timur.com, Kantor Dinas Sosial Pinrang tampak ramai didatangi warga yang ingin mengaktifkan kembali BPJS Kesehatan PBI-JK mereka.
Kepala Dinas Sosial Pinrang Andi Pawelloi Nawir terlihat melayani langsung masyarakat yang datang untuk mengurus reaktivasi BPJS PBI-JK.
Andi Pawelloi menjelaskan, penghapusan tersebut dilakukan berdasarkan data tunggal kesejahteraan sosial (DTKS).
“Sebanyak 22.327 warga dihapus dari PBI-JK. Namun, 16.586 orang sudah dialihkan ke peserta daerah (PD) Pemda Pinrang, sehingga iurannya dibayarkan oleh pemerintah daerah,” jelasnya kepada Tribun-Timur.com.
Ia menyebutkan, warga yang dihapus dari PBI-JK berada pada desil 1 hingga desil 6, sementara yang dialihkan ke PD Pemda berada pada desil 1 hingga desil 5.
Menurutnya, penghapusan PBI-JK dilakukan karena warga tersebut tidak lagi masuk kategori kurang mampu atau desil rendah berdasarkan data terpadu sosial ekonomi nasional (DTSEN).
“Warga yang terhapus nantinya harus membayar iuran BPJS Kesehatan secara mandiri. Ini sesuai dengan keputusan Menteri Sosial yang berlaku mulai 1 Februari 2026,” ungkapnya.
Meski demikian, Andi Pawelloi menegaskan warga dengan penyakit kronis tetap dapat mengajukan reaktivasi.
“Untuk penyakit jantung, cuci darah, atau penyakit kronis lainnya, bisa direaktivasi dengan rekomendasi dari rumah sakit. Jika ada warga yang merasa masih tidak mampu, silakan melapor ke operator desa atau kelurahan untuk kami tindak lanjuti,” ucapnya. (*)
| CFD Sidrap Ramai Diserbu Warga, UMKM Kuliner Kebanjiran Pembeli |
|
|---|
| Kawasan Hutan Penelitian Kayu Lara Bakal Dibuka Demi Bangun Sekolah Terintegrasi Nasional |
|
|---|
| Sosok 5 Brigjen atau Jenderal Bintang Satu Promosi Jabat Kapolda, Dua Orang Pernah Tugas di Sulsel |
|
|---|
| DPD II Sidrap: Kami Harap Ketua DPD I Terpilih Betul-betul Bisa Besarkan Golkar Sulsel |
|
|---|
| Kisah Haru Petani Bawang Pinrang Bangkit, Hasil Tanam Diserap Program MBG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-12-feb-bpjs-pinrang-1.jpg)