Pelni Siapkan 4 Armada Angkut Pemudik Rute Parepare
Periode angkutan lebaran dimulai pada 6 Maret hingga 6 April 2026, dengan proyeksi puncak arus mudik terjadi pada tanggal 18 Maret 2026.
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- PT Pelayaran Nasional Indonesia menyiapkan empat kapal untuk melayani arus mudik Lebaran dari Parepare, yakni KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, KM Egon, dan KM Binaiya.
- Periode angkutan Lebaran berlangsung 6 Maret–6 April 2026 dengan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026.
- Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia Parepare, Slamet Hari Santoso, memastikan kesiapan pelayanan mudik dengan mengedepankan tiga prinsip utama: safety first, zero accident, dan service excellent.
TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE --PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) menyiapkan empat armadanya melayani pemudik rute Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Empat armada itu diantaranya KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, KM Egon, dan KM Binaiya.
Periode angkutan lebaran dimulai pada 6 Maret hingga 6 April 2026, dengan proyeksi puncak arus mudik terjadi pada tanggal 18 Maret 2026.
Kepala Cabang PT Pelni Parepare, Slamet Hari Santoso, mengatakan tim pelayanan cabang Parepare memastikan kesiapan dalam menghadapi periode angkutan lebaran 2026.
"Tidak ada perubahan ya, seperti tahun lalu 4 armada yang disiapkan," katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (6/3/2026).
Slamet mengungkapkan, persiapan dilakukan mengedepankan tiga pilar utama, yaitu safety first, zero accident dan service excellent.
Baca juga: Mudik 2026: PELNI Beri Diskon Tiket 30 Persen Rute Parepare
Selain itu, seluruh awak kapal Pelni telah memenuhi sejumlah persyaratan sertifikasi wajib sesuai regulasi, sehingga kualifikasi awak kapal terjamin untuk menjaga keselamatan pelayaran.
"Kami memastikan kapal PELNI dapat mengangkut masyarakat untuk mudik aman," ungkapnya.
Dia pun mengingatkan agar penumpang selalu mematuhi protokol keselamatan di atas kapal, menjaga kebersihan dan mengikuti arahan awak kapal selama perjalanan.
"Kami mengimbau seluruh calon penumpang untuk memesan tiket jauh-jauh hari melalui channel resmi supaya terhindar dari antrean panjang di pelabuhan. Kami juga memastikan setiap kapal dan ABK PELNI siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati," ucapnya.
Sebelumnya, perusahaan kapal pelat merah ini resmi menggulirkan program stimulus ekonomi berupa potongan harga sebesar 30 persen untuk seluruh keberangkatan kapal penumpang kelas ekonomi.
Kebijakan diskon ini menyasar tarif dasar tiket di luar komponen biaya asuransi dan pas pelabuhan.
Pelni mengeluarkan diskon 30 persen terhitung keberangkatan 11 Maret sampai 5 April 2026.
"Diskon tiketnya 30 persen, bulan Februari kemarin sudah kami mulai penjualan," jelas Slamet kepada Tribun-Timur.com, Jumat (6/3/2026).
Slamet mengungkapkan, dia memproyeksikan sebanyak 445 ribu orang akan memanfaatkan fasilitas potongan harga tersebut selama masa angkutan Lebaran.
Prediksi itu merujuk pada tingginya antusiasme masyarakat pada periode mudik tahun sebelumnya.
"Kuota yang kami siapkan 445 ribu, khusus penumpang," ungkapnya.(*)
| Rektor IAIN Parepare Dorong Kolaborasi Literasi, LP2M Gandeng Komunitas Perkuat Gerakan Menulis |
|
|---|
| Viral Pak Ogah di Parepare Baku Hantam di Perempatan Jalan, Dilerai TNI |
|
|---|
| Jelang Iduladha, Harga Sapi di Parepare Naik hingga Rp 3 Juta |
|
|---|
| 2 Direktur Rumah Sakit Parepare Mengundurkan Diri, Tasming Hamid: Tidak Ada Masalah |
|
|---|
| Semangat Kartini di Puskesmas Cempae Parepare, Staf dan Nakes Layani Pasien Balutan Baju Adat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-03-06-Suasana-kepadatan-penumpang-di-Pelabuhan.jpg)