Kadernya Dikeroyok Saat Nongkrong, HMI Palopo Minta Polisi Tutup Kafe
Korban diduga dikeroyok sejumlah orang, salah satunya disebut-sebut oknum anggota Brimob yang diduga dalam pengaruh minuman keras.
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Puluhan mahasiswa Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo berunjuk rasa di depan Mapolres Palopo, Senin (20/10/2025).
Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap dugaan pengeroyokan terhadap seorang mahasiswa yang juga kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palopo.
Dalam aksinya, para demonstran membawa berorasi secara bergantian.
Massa juga membakar ban bekas sebagai bentuk kekecewaan atas sikap aparat kepolisian yang dinilai lamban menindak pelaku pengeroyokan.
Aksi sempat diwarnai ketegangan ketika aparat mencoba menghalau massa yang hendak membakar ban di depan gerbang Mapolres.
Saling dorong antara demonstran dan polisi pun tak terhindarkan, namun situasi berhasil dikendalikan setelah beberapa saat.
Insiden pengeroyokan yang menjadi pemicu aksi tersebut terjadi pada Minggu (19/10/2025) dini hari di sebuah kafe di Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Kota Palopo.
Baca juga: Kader HMI Babak Belur Diduga Dikeroyok Oknum Brimob, Massa Demo Mapolres Palopo
Berdasarkan informasi yang beredar, korban diduga dikeroyok sejumlah orang, salah satunya disebut-sebut oknum anggota Brimob yang diduga dalam pengaruh minuman keras.
“Polisi itu harusnya melindungi, bukan malah menganiaya masyarakat, apalagi mahasiswa,” teriak salah seorang orator dalam orasinya.
Para mahasiswa menilai kinerja Polres Palopo dalam menangani kasus tersebut tidak transparan.
Mereka menuding laporan-laporan terkait dugaan pelanggaran oknum anggota kepolisian sering kali mandek tanpa kejelasan.
“Hingga saat ini, sudah banyak laporan yang disampaikan ke Polres Palopo terkait anggotanya, tapi tidak pernah ada yang sampai ke tahap penyidikan,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa dalam orasinya.
Massa juga mempertanyakan lambannya proses pengungkapan kasus pengeroyokan, padahal menurut mereka sudah ada bukti rekaman CCTV di lokasi kejadian.
“Kenapa polisi sangat sulit mengungkap kasus penganiayaan itu? Padahal bukti sudah jelas,” tambahnya.
Selain menuntut pengusutan tuntas terhadap pelaku pengeroyokan, demonstran juga mendesak pemerintah dan aparat untuk menutup kafe tempat kejadian perkara.
| Respon Bulog Pinrang Setelah Bill Gates Pimpin Massa HMI Demo Penyaluran Beras Rusak |
|
|---|
| PSM Makassar Berburu 'Ramang Muda' di Palopo |
|
|---|
| Tamsil Linrung Satukan Kader HMI-KAHMI Sulsel dalam Aksi Sosial di Pangkep |
|
|---|
| Ahmad Imam Masjid Korban Pengeroyokan Emak-emak di Palopo Kini Tersangka, Terancam 3 Tahun Penjara |
|
|---|
| Kabur ke Palopo, Pelaku Pembusuran di Bantaeng Ditangkap Setelah 4 Bulan Buron |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251020-Demo-HMI-Palopo.jpg)