Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tips Motor

6 Hal Harus Diperhatikan Pelajar saat Naik Motor

Banyak remaja yang sudah mengendarai motor ke sekolah tanpa bekal pengetahuan keselamatan yang cukup.

Tayang:
Editor: Hasriyani Latif
DOK ASMO SULSEL
EDUKASI BERKENDARA - Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) Bersama Polres Gowa edukasi safety riding untuk pelajar SMPN 4 Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Rabu (17/9/2025). Edukasi memberikan pemahaman etika berlalu lintas dan sikap berkendara yang bertanggung jawab. (dok asmo sulsel) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Motor sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia.

Masalahnya, banyak remaja yang sudah mengendarai motor ke sekolah tanpa bekal pengetahuan keselamatan yang cukup.

Padahal, di usia muda mereka cenderung kurang hati-hati dan belum sepenuhnya menyadari bahaya di jalan raya. 

Karena itu, penting memberi edukasi tentang tata cara berkendara yang aman sejak dini.

Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) konsisten mengampanyekan keselamatan berkendara.

Asmo Sulsel adalah main dealer motor Honda di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Ambon (Sulseltrabon).

Baru-baru ini, Asmo Sulsel bersama Polres Gowa gelar edukasi safety riding di SMPN 4 Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Rabu (17/9/2025).

Baca juga: Sparepart Aftermarket Lebih Murah, Tapi Amankah Buat Motor?

Instruktur safety riding Asmo Sulsel, Wanny membagikan panduan atau hal-hal yang harus diperhatikan pengendara, termasuk pelajar saat naik motor.

Edukasi bertujuan agar para pelajar lebih siap menjadi pengendara yang bertanggung jawab di jalan raya.

Berikut 6 hal harus diperhatikan pelajar saat naik motor: 

1. Memiliki SIM

Pastikan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) terlebih dahulu sebelum mulai mengendarai sepeda motor.

SIM adalah dokumen resmi dari Kepolisian RI yang menyatakan bahwa seseorang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani.

Serta terampil mengemudikan kendaraan bermotor tertentu dan secara hukum diizinkan untuk mengemudikan kendaraan tersebut di jalan raya.

Bagi pelajar tak boleh asal urus SIM.

Ada syarat yang harus dipenuhi, utamanya batas usia.

Setiap jenis SIM memiliki batas usia minimal yang berbeda, tergantung pada jenis kendaraan yang akan dikemudikan.

Untuk sepeda motor atau SIM C berusia minimal 17 tahun.

2. Gunakan Perlengkapan Berkendara Lengkap

Helm, jaket, sarung tangan, sepatu, dan celana panjang wajib dikenakan. 

“Perlengkapan berkendara yang lengkap sangat penting untuk mengurangi risiko cedera yang lebih parah ketika hal yang tidak diinginkan terjadi di jalan,” jelas Wanny.

3. Pahami Faktor Penyebab Kecelakaan

Kenali hal-hal yang bisa memicu kecelakaan, mulai dari kecepatan berlebihan, kurang konsentrasi, hingga melanggar rambu lalu lintas.

4. Jaga Sikap Berkendara

Bersikap tenang, fokus, dan saling menghargai sesama pengguna jalan adalah kunci utama keselamatan di jalan raya.

5. Terapkan Postur Tubuh yang Benar

Posisi duduk tegak, tangan rileks di setang, dan kaki berada pada pijakan motor. 

Jika membonceng, pastikan duduk dengan seimbang agar motor tetap stabil.

6. Jadi Agen Perubahan di Lingkungan

Ingatkan keluarga dan teman sebaya untuk selalu Cari Aman di jalan. 

Kesadaran kolektif akan membuat budaya berkendara aman semakin meluas.

“Kami berharap edukasi ini tidak berhenti di sekolah. Para siswa bisa menjadi pengingat di lingkungannya agar selalu utamakan keselamatan di jalan,” kata Wanny.

Dengan membekali pelajar sejak dini, Asmo Sulsel berharap generasi muda tumbuh menjadi pengendara yang bukan hanya terampil.

Tetapi juga sadar akan pentingnya keselamatan di setiap perjalanan.

(Tribun-Timur.com/Hasriyani Latif)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved