Tips Motor
Jangan Abai! Ini Tanda Kampas Rem Motor Harus Segera Diganti
Meski kecil, peran kampas rem sangat besar karena menentukan seberapa efektif motor bisa berhenti saat dibutuhkan.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kampas rem merupakan salah satu komponen vital pada sepeda motor yang berfungsi menjaga keamanan berkendara.
Meski kecil, peran kampas rem sangat besar karena menentukan seberapa efektif motor bisa berhenti saat dibutuhkan.
Namun, banyak pengendara masih bingung kapan waktu yang tepat untuk menggantinya.
Kampas rem adalah komponen penting dalam sistem pengereman kendaraan, baik mobil maupun motor, yang berfungsi menciptakan gesekan dengan cakram rem (pada rem cakram) atau tromol (pada rem tromol) untuk memperlambat dan menghentikan laju roda.
Komponen ini dibuat dari bahan khusus yang tahan panas dan memiliki daya gesek tinggi, sehingga dapat bekerja efektif dan menjaga keamanan berkendara saat pedal rem ditekan.
Menurut Anton Prihatno, Technical Service Manager Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), tidak ada jadwal baku kapan kampas rem harus diganti, baik itu rem belakang maupun rem depan.
Umur pakainya sangat dipengaruhi oleh frekuensi pemakaian dan gaya berkendara.
Baca juga: 2 Alasan Kenapa Ban Motor Kempes Tak Boleh Dipaksa Jalan
"Tentunya bagi pengendara yang sering ngebut dan sering melakukan pengeraman yang mendadak akan lebih cepat mengalami keausan kampas. Begitupun dengan kebiasaan pengendara yang selalu menekan handel atau tuas rem setengah saat berkendara," jelas Anton kepada Tribun-Timur.com di Makassar, Jumat (12/9/2025).
Tanda Keausan Kampas Rem
Pabrikan motor sudah menyiapkan indikator khusus untuk membantu pengendara mengetahui kondisi kampas rem.
1. Rem Belakang (Tromol)
- Ada tanda segitiga statis pada tromol dan panah dinamis pada tuas rem.
- Jika kedua tanda ini bertemu saat rem digunakan, berarti kampas rem sudah aus dan harus segera diganti.
2. Rem Depan (Cakram)
- Keausan bisa dilihat langsung tanpa bongkar.
- Jika lapisan kampas semakin tipis atau terdengar bunyi mendesis/gesekan besi saat roda berputar, itu pertanda kampas rem sudah aus dan perlu diganti.
Kampas rem yang sudah tipis akan menurunkan daya cengkeram, sehingga jarak pengereman semakin panjang.
Hal ini tentu berbahaya, terutama saat kondisi darurat atau berkendara di jalan licin.
“Mengabaikan kampas rem yang aus bisa berdampak fatal. Selain membahayakan keselamatan, kondisi ini juga bisa merusak komponen lain seperti piringan cakram atau tromol karena gesekan langsung dengan besi,” tegas Anton.
(Tribun-Timur.com/Hasriyani Latif)
| Perempuan Juga Bisa Jadi Pelopor, 5 Tips Berkendara Aman ala Asmo Sulsel |
|
|---|
| Tetap Stylish dan Aman, 5 Tips Berkendara untuk Perempuan ala Asmo Sulsel |
|
|---|
| Usai Mudik, Jangan Abaikan Motor! Ini Waktu Terbaik Servis di AHASS |
|
|---|
| 5 Tips Mudik Aman Naik Motor dari Asmo Sulsel, Jangan Asal Berangkat |
|
|---|
| Awas Kantuk! 5 Tips Aman dan Nyaman Naik Motor di Bulan Puasa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251209-Kampas-res-tromol.jpg)