Data BPS: Perempuan di Toraja Lebih Banyak Melahirkan Dibanding Makassar dan Bone
Perempuan di Toraja lebih banyak melahirkan jumlah anak dibanding di Makassar dan Bone.
TRIBUN-TIMUR.COM - Perempuan di Toraja lebih banyak melahirkan jumlah anak dibanding di Makassar dan Bone.
Berdasarkan data hasil Sensus Penduduk 2020 Long Form yang dirilis Badan Pusat Statistik menunjukkan adanya perbedaan cukup mencolok dalam angka kelahiran di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Kabupaten Toraja Utara tercatat sebagai wilayah dengan tingkat kelahiran tertinggi, sementara Kota Makassar berada di posisi paling rendah.
Dalam laporan tersebut, Angka Kelahiran Total (Total Fertility Rate/TFR) Sulawesi Selatan tercatat sebesar 2,20.
Angka ini menggambarkan bahwa secara rata-rata seorang perempuan di Sulsel selama masa reproduksinya (usia 15–49 tahun) diperkirakan akan melahirkan sekitar 2 hingga 3 anak.
Namun jika dilihat per daerah, terdapat selisih yang cukup jauh.
Toraja Utara mencatat TFR tertinggi yakni 3,00, yang berarti rata-rata perempuan di wilayah tersebut melahirkan tiga anak selama masa reproduksinya.
Angka ini jauh di atas rata-rata provinsi.
Di sisi lain, Kota Makassar justru mencatat angka terendah yaitu 2,02, atau mendekati dua anak per perempuan.
Setelah Toraja Utara, daerah dengan tingkat kelahiran relatif tinggi adalah Tana Toraja dengan TFR 2,62, disusul Enrekang 2,57 dan Luwu 2,41.
Perbedaan angka kelahiran ini umumnya dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tingkat pendidikan, kondisi sosial ekonomi, urbanisasi, hingga pola hidup masyarakat.
Berikut daftar lengkap Angka Kelahiran Total (TFR) di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan berdasarkan data SP2020 Long Form:
1. Toraja Utara: 3,00
2. Tana Toraja: 2,62
3. Enrekang: 2,57
4. Luwu: 2,41
5. Kota Parepare: 2,35
6. Pinrang: 2,33
7. Takalar: 2,33
8. Luwu Timur: 2,31
9. Maros: 2,29
10. Luwu Utara: 2,27
11. Kota Palopo: 2,24
12. Sinjai: 2,23
13. Gowa: 2,20
14. Jeneponto: 2,20
15. Bulukumba: 2,19
16. Barru: 2,18
17. Kepulauan Selayar: 2,17
18. Pangkep: 2,15
19. Sidrap: 2,12
20. Bone: 2,12
21. Soppeng: 2,11
22. Wajo: 2,07
23. Bantaeng: 2,06
24. Kota Makassar: 2,02.(*)
| Kloter Pertama Gelombang 2 Pulang Tak Utuh, Satu Meninggal dan 1 di Rawat |
|
|---|
| Salahgunakan Izin Tinggal, Imigrasi Makassar Deportasi WN Sudan |
|
|---|
| Sekda Makassar Andi Zulkifly Gagas Laga Minisoccer, Pererat Sinergi Pemkot dan Jurnalis |
|
|---|
| Berhaji di Usia 13 Tahun, Zakiyah Jamaah Termuda Kloter 21 Doakan Almarhum Ibu di Tanah Suci |
|
|---|
| IMA Chapter Makassar Bangun Sinergi dengan Pemkot untuk Sukseskan Makassar Tourism Fair 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bayi-baru-lahir-1-1332026.jpg)