Sorotan Keras Menaker ke Perusahaan, Minta Buka Ruang Karier untuk Karyawan
Perusahaan juga perlu membuka ruang bagi pekerja untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan.
Karena itu, ia menegaskan tugas perusahaan bukan hanya memberikan pekerjaan, tetapi juga membantu pekerja menemukan potensi terbaiknya, memperluas keterampilan, dan membuka kesempatan untuk maju.
“Siapa pun punya potensi untuk berkembang. Tugas kita adalah membantu menemukan dan mengoptimalkan potensi itu,” ujarnya.
Sebagai contoh, Yassierli mengaku mendorong pekerja di berbagai posisi untuk mempelajari keterampilan baru, termasuk kemampuan komputer.
“Driver saya dorong belajar komputer. Satpam dan OB juga saya dorong belajar komputer. Karena kita tidak ingin mereka selamanya hanya berada di posisi itu,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa dunia kerja ke depan akan dihadapkan pada tingkat ketidakpastian yang semakin tinggi.
Dalam situasi tersebut, kemampuan beradaptasi menjadi kunci, baik bagi pekerja maupun perusahaan.
“Tantangan ke depan tidak mudah. Ketidakpastian sekarang sangat tinggi. Karena itu, agility menjadi kunci,” ujarnya.
Yassierli berharap PT Jasa Marga dapat menjadi contoh perusahaan yang tidak hanya menjaga hubungan industrial tetap harmonis, tetapi juga benar-benar memanusiakan pekerja serta menyiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan.
“Saya berharap Jasa Marga bisa menjadi salah satu perusahaan yang menunjukkan contoh bagaimana perusahaan memanusiakan pekerja dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan ke depan,” kata dia. (*)
| Puluhan Mahasiswa Ditangkap Usai Demo Peringatan Amarah UMI Berakhir Ricuh |
|
|---|
| Obat Setelan: Sembuh Cepat, Risiko Panjang |
|
|---|
| Geng Motor Kerap Bersenjata Busur di Makassar, Pemasoknya Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Macet Akibat Jalan Ditutup, Driver Ojol Bubarkan Demo Tiga Dekade Amarah di Depan UMI |
|
|---|
| HUT ke-26, BMI Makassar Gelar Mini Turnamen Padel dan Donor Darah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Yassierli-di-Jakarta-Ia-menegaskan-perusahaan-tidak.jpg)