Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perjalanan Karier Ahmad Dofiri: Lulusan Terbaik Akpol hingga Jadi Penasihat Presiden

Penunjukan ini menjadi babak baru perjalanan karier Ahmad Dofiri setelah puluhan tahun berkiprah di institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com
PURN POOLRI - Potret Komjen Ahmad Dofiri saat jabat Wakapolri. Nasib Ahmad Dofiri setelah pensiun sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) akhirnya terjawab. 

TRIBUN-TIMUR.COM – Nasib Jenderal Polisi (Purn) Ahmad Dofiri setelah pensiun sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) akhirnya terjawab.

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian.

Pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (17/9/2025).

Penunjukan ini menjadi babak baru perjalanan karier Ahmad Dofiri setelah puluhan tahun berkiprah di institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Dengan posisi barunya tersebut, Dofiri dipercaya memberikan masukan strategis kepada Presiden terkait berbagai persoalan keamanan nasional dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, ia juga diminta memberikan pertimbangan terkait reformasi kepolisian, termasuk peningkatan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas di tubuh Polri.

Peran tersebut dinilai penting mengingat pengalaman panjang Dofiri di institusi kepolisian, mulai dari level operasional hingga pucuk pimpinan.

Tugas Sebagai Penasihat Presiden

Sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian, Ahmad Dofiri memiliki sejumlah tugas strategis.

Di antaranya memberikan pertimbangan kebijakan kepada Presiden terkait kondisi keamanan nasional, stabilitas ketertiban masyarakat, hingga penanganan konflik sosial.

Ia juga melakukan kajian terhadap berbagai isu keamanan, seperti kejahatan terorganisir, terorisme, radikalisme, hingga potensi gangguan keamanan dalam negeri.

Selain itu, Dofiri juga berperan mengawal reformasi di tubuh Polri.

Mulai dari peningkatan profesionalisme anggota, modernisasi institusi, hingga perbaikan sistem pengawasan internal dan eksternal.

Dalam menjalankan tugasnya, ia juga melakukan koordinasi dan konsultasi dengan berbagai pihak.

Mulai dari kementerian dan lembaga terkait, institusi Polri, akademisi, hingga organisasi masyarakat sipil.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved