Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Profil Anthony Salim Duduk Bareng Prabowo, Bos Indomie dan BUMI Berharta Rp272 Triliun

Anthoni Salim konglomerat berharta Rp272 triliun ikut hadir pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Hambalang

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Istimewa
KONGLOMERAT - Anthoni Salim bos Indofood sekaligus orang terkaya keenam Indonesia. Anthoni Salim salah satu pengusaha duduk bareng Prabowo di Hambalang. 

Ringkasan Berita:
  • Anthoni Salim konglomerat berharta Rp272 triliun ikut ketemu Prabowo di Hambalang
  • Pria kelahiran Kudus 15 Oktober 1949 itu bos Grup Salim dan Indofood
  • Sehari setelah ketemu Prabowo, sahamnya terbang

 

TRIBUN-TIMUR.COM -- Konglomerat sekaligus bos Grup Salim, Anthoni Salim, ikut hadir pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Hambalang Bogor Selasa malam (10/2/2026).

Anthoni Salim adalah konglomerat berharta Rp272 triliun.

Ia pemilik Indofood dan mantan bos BCA.

Anthoni Salim duduk di ujung kiri, atau dua kursi dari Prabowo.

Di samping kakan Salim ada bos Barito Grup Prajogo Pangestu.

Sehari setelah pertemuan dengan Prabowo, sejumlah saham Anthoni Salim. Seperti BUMI dan DEWA.

Anthoni Salim orang terkaya keenam di Indonesia.

Dia hanya kalah dari Prajogo Pangestu, Sukanto Tanoto, Low Tuck Kwong, dan Hartono bersaudara.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa pertemuan berlangsung cukup intensif.

“Pertemuan tersebut berlangsung lebih dari 4,5 jam, dimulai sejak pukul 19.00 hingga sekitar 23.30 WIB,” ujar Seskab Teddy dalam keterangan tertulis yang diunggah pada Rabu, 11 Februari 2026.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog strategis antara Kepala Negara dan pelaku usaha dalam memperkuat sinergi pembangunan nasional.

Presiden Prabowo pun menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated sebagai fondasi kerja bersama seluruh elemen bangsa.

“Di momen itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yang berarti bahwa kolaborasi erat seluruh sektor, yakni antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing nasional serta mempercepat pembangunan ekonomi,” ungkap Seskab Teddy.

Para pengusaha yang hadir turut menyatakan kesamaan pandangan dan komitmen kuat untuk mendukung agenda besar pemerintahan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved