Bintang Terang Ajudan Prabowo, Wahyo Yuniartoto Pecah Bintang 1
Wahyo prajurit Kopassus lulusan Akademi Militer 2001 ajudan Prabowo pecah bintang akhir tahun 2025
Karier
Karier militer
Pada 2017, saat berpangkat Mayor, Wahyo menjabat sebagai Komandan Batalyon 14 Grup 1 Kopassus[2] dan digantikan oleh Galih Bramantyo pada tahun 2018.
Kemudian pada tanggal 23 November 2018, ia diangkat sebagai Komandan Komando Distrik Militer 0703 dari tahun 2018 hingga tahun 2020.
Jabatan ini pun dilanjutkan oleh Andi Afandi sejak 7 Desember 2020.
Pada 2020, dia juga sempat menjabat sebagai Ketua Tim Pelatih di Resimen Induk Kodam XVIII/KasuariSelanjutnya, pada tahun 2021, dia diangkat menjadi wakil komandan Grup 2 Kopassus pada tahun 2021 dan pada tahun 2023 menjadi Asisten Operasi Kopassus.
Sebelum menjadi Ajudan Presiden Indonesia untuk Prabowo Subianto 2024, ia merupakan Komandan Grup 2 Kopassus dengan pangkat kolonel.
Karier di luar militer
Pada 2022, ia menjabat sebagai manajer Tim Pencak Silat Indonesia di kejuaraan dunia Malaysia tahun 2022[12] dan menjadi juara umum.
Kemudian, tahun 2003 ia kembali menjadi manajer untuk tim olahraga cabang pencak silat dari Indonesia pada SEA Games di Kamboja yang mengalami kontroversi pertikaian dengan pelatih dari Vietnam pada laga Safira Dwi Meilanimenghadapi tim dari Vietnam akibat tuduhan kecurangan yang terjadi untuk Safira yang pada akhirnya dimenangkan oleh Safira.
Saat itu, pelatih Vietnam tidak setuju dengan hasil tersebut dan memancing pertikaian kepada tim Indonesia yang disambut oleh Wahyu sehingga pertikaian itu berakhir dengan pelatih Vietnam kembali ke timnya.
Timnya berhasil menjadi juara umum untuk cabang olahraga ini.
Wahyo juga beberapa kali terlibat sebagai bagian satuan tugas penanggulangan bencana, di antaranya adalah menjadi Komandan Satuan Tugas bencana alam saat peristiwa Erupsi Gunung Kelud 2014 Jawa Timur[17] dan peristiwa pada Bencana Tanah Longsor Jemblung 2014[18] serta pada peristiwa Tanah Longsor Cijeruk Bogor 2018.[19]
Penghargaan
Sebagai motivator, Wahyo dijuluki Bapak Matahari.[20] Ia pernah meraih juara 1 Lomba Karya Jurnalistik TNI manunggal Membangun Desa pada tahun 2019 di tingkat nasional untuk kategori Dansatgas.[21]
| 8 Calon Kapolda Alumni Akpol 1999, Terbaru Arif Budiman Pecah Bintang |
|
|---|
| Karier Moncer Letnan Jenderal TNI Agus Widodo, Eks Kopassus Tugas di Badan Intelijen Negara |
|
|---|
| Jejak Karier Letjen Agus Widodo, Eks Kopassus Kini Wakil Kepala BIN Dampingi Purnawirawan TNI |
|
|---|
| Mengenal Lisda Cancer Jenderal Perempuan Baru Polri |
|
|---|
| Sosok Letjen TNI Djon Afriandi Anak Jenderal Kini Panglima Kopassus, Lulusan Terbaik Akmil 1995 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251228-Kolonel-Wahyo-Yuniartoto-45655.jpg)