Libur Iduladha Pengunjung Bantimurung Tembus 6.983 Orang, PAD Capai Rp235 Juta
Suwardi Sawedi mengatakan lonjakan kunjungan terjadi sepanjang masa libur Iduladha tahun ini
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Selama periode 27 Mei hingga 1 Juni 2026, jumlah pengunjung yang datang ke objek wisata andalan Kabupaten Maros tersebut mencapai 6.983 orang
- Pemkab Maros berhasil mengantongi Rp235.020.000 PAD
- Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Maros, Suwardi Sawedi, mengatakan lonjakan kunjungan terjadi sepanjang masa libur Iduladha tahun ini
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Taman Wisata Alam Bantimurung masih menjadi destinasi favorit wisatawan selama libur Iduladha 1447 Hijriah.
Selama periode 27 Mei hingga 1 Juni 2026, jumlah pengunjung yang datang ke objek wisata andalan Kabupaten Maros tersebut mencapai 6.983 orang.
Dari ribuan wisatawan yang berkunjung itu, Pemerintah Kabupaten Maros berhasil mengantongi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp235.020.000.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Maros, Suwardi Sawedi, mengatakan lonjakan kunjungan terjadi sepanjang masa libur Iduladha tahun ini.
“Selama libur Iduladha mulai 27 Mei sampai 1 Juni, jumlah pengunjung mencapai 6.983 orang dengan PAD sekitar Rp235 juta,” katanya dikonfirmasi Tribun Timur, Selasa (2/6/2026).
Meski jumlah pengunjung meningkat, tarif masuk kawasan wisata tidak mengalami perubahan.
“Tidak ada kenaikan tarif meski jumlah wisatawan meningkat selama libur,” katanya.
Untuk kategori pelajar, tarif masuk dipatok Rp15 ribu pada hari kerja dan Rp20 ribu saat hari libur.
Sementara pengunjung umum dikenakan tarif Rp35 ribu pada hari kerja dan Rp40 ribu saat hari libur.
Adapun wisatawan mancanegara dikenakan tarif masuk sebesar Rp200 ribu per orang.
Selain menikmati wahana wisata alam, pengunjung juga dapat menyewa berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan Bantimurung.
Penyewaan gazebo dibanderol Rp125 ribu, sedangkan cottage dapat disewa dengan tarif Rp850 ribu.
Masyarakat sekitar kawasan wisata juga menyediakan jasa penyewaan tikar untuk pengunjung.
"Tarif penyewaan tikar dipatok sekitar Rp25 ribu per lembar,"sebutnya.
Selain itu, tersedia pula penyewaan ban pelampung yang banyak dimanfaatkan wisatawan untuk bermain di area sungai.
“Pengunjung juga bisa menyewa ban pelampung Rp25 ribu dan digunakan sepuasnya,” jelas Suwardi.
Ia mengungkapkan jumlah kunjungan selama libur Iduladha tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan saat libur Idulfitri lalu.
Pada momen Idulfitri, jumlah pengunjung tercatat hanya sekitar 2.590 orang.
Mantan Camat Cenrana menyebut, rendahnya jumlah kunjungan saat itu dipengaruhi kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Pada libur Idulfitri lalu jumlah pengunjung hanya sekitar 2.590 orang karena curah hujan tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam, mengapresiasi tingginya minat masyarakat berkunjung ke Bantimurung selama libur Iduladha.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
“Alhamdulillah kunjungan wisata terus meningkat. Ini menunjukkan Bantimurung masih menjadi destinasi unggulan dan memberikan kontribusi nyata terhadap PAD Kabupaten Maros,” katanya.
| 628 Jemaah Haji Maros Dijadwalkan Pulang Bertahap, Kloter 14 Perdana |
|
|---|
| 391 Jemaah Haji Sidrap Tiba di Makassar, Kilau Gelang Emas Menarik Perhatian Syahar |
|
|---|
| Lima Anggota Damkar Diturunkan Lepas Cincin dari Jari Jenazah |
|
|---|
| Whiz Prime Sudirman Makassar Tawarkan Paket Liburan Sekolah Mulai Rp359 Ribu |
|
|---|
| Semangat Waisak, Semangat Berbagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260602-Taman-Wisata-Alam-Bantimurung.jpg)