Lebih Hemat dan Praktis, Harga Tabung LPG 12 Kg di Maros Tembus Rp255 Ribu
Sementara untuk tabung gas ukuran 12 kilogram, harganya mencapai Rp255.000 per tabung.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Harga tabung gas nonsubsidi di Kabupaten Maros naik dalam beberapa waktu terakhir.
Di salah satu agen di Jalan Nasrun Amrullah, Kecamatan Turikale, tabung gas ukuran 5,5 kilogram kini dijual seharga Rp111.000.
Sementara untuk tabung gas ukuran 12 kilogram, harganya mencapai Rp255.000 per tabung.
Pengelola agen, Awaluddin, mengatakan kenaikan harga terjadi pada gas nonsubsidi dan tidak memiliki harga eceran tertinggi (HET) seperti tabung subsidi 3 kilogram.
“Kalau nonsubsidi memang tidak ada HET-nya. Jadi setelah naik, ada yang jual Rp255.000, ada juga Rp260.000, bahkan Rp245.000, tergantung agen masing-masing,” ujarnya.
Ia menjelaskan, harga tebus untuk tabung 12 kilogram saat ini berada di kisaran Rp230.000.
Sementara tabung 5,5 kilogram dikisaran Rp111.000.
“Sekarang kami jual Rp255.000. Sebelumnya itu sekitar Rp225.000, kalau 5,5 kilogram itu Rp111.000, sebelumnya di bawah Rp100.000," tambahnya.
Awaluddin menjelaskan, meski harga naik, konsumen tertentu tetap menggunakan tabung gas nonsubsidi karena adanya aturan yang ditetapkak.
“Yang pakai 12 kilogram itu biasanya restoran yang bukan UMKM dan dapur SPPG. Mereka memang tidak diperbolehkan menggunakan tabung 3 kilogram,” jelasnya.
Meski begitu, Ia menyebutkan penjualan tabung nonsubsidi di agennya tidak terlalu tinggi.
Sebab, agennya fokus pada penjualan tabung subsidi 3 kilogram.
“Kalau di sini paling satu atau dua tabung per hari, karena fokus kami memang di gas subsidi 3 kilogram,” katanya.
Untuk tabung gas 3 kilogram, harga masih stabil sesuai ketentuan pemerintah.
“HET-nya masih Rp18.500 per tabung,” ujarnya.
Perharinya, sebanyak 560 tabung disalurkan agennya ke 14 kecamatan.
Sementara itu, salah satu ibu rumah tangga di Maros, Nurhayati, mengaku tetap menggunakan tabung gas non subsidi meski harganya naik.
Menurutnya, penggunaan tabung gas ukuran besar justru lebih hemat dan aman.
Ia mengaku membeli tabung gas 12 kilogram dengan harga Rp260.000 di toko kelontong.
“Lebih hemat karena kalau beli tabung besar itu bisa tahan sampai sebulan, sementara kalau pakai 3 kilogram biasanya hanya sampai seminggu saja,” katanya.
Nurhayati menilai, meskipun harga awal terlihat lebih mahal, penggunaan tabung gas non subsidi lebih efisien untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
"Meski mahal saya tetap pakai tabung pink non subsidi," tutupnya. (*)
| Kenaikan Harga Cabai Tidak Dipengaruhi BBM, Tapi Akibat Cuaca |
|
|---|
| Meriah! 50 Tim Ramaikan Lomba Masak Kartini di Maros, Sajikan Menu Kreatif |
|
|---|
| PDAM Makassar Andalkan Pasokan dari Maros dan Gowa |
|
|---|
| Nurwahyuni Malik Sosok Kartini Masa Kini di Pimpinan DPRD Maros |
|
|---|
| Tiket Pesawat Naik, Rata-rata Penumpang Bandara Hasanuddin 27 Ribu Perhari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/TABUNG-GAS-Aktivitas-di-satu-agen-tabung-gas-di-Jalan-Nasrun-Amrullah.jpg)