Makassar Mulia
Pulau di Makassar Jadi Pilot Project Smart Street Lighting, Hemat Listrik hingga 34 Persen
Ringkasan Berita:
- Makassar akan menerapkan smart street lighting di wilayah kepulauan untuk mendukung kemandirian energi.
- Listrik di pulau masih terbatas sekitar 6 jam per hari.
- Teknologi lampu LED pintar 75 watt mampu menggantikan lampu konvensional 120 watt dengan pencahayaan setara, serta menghemat listrik hingga sekitar 34 persen.
- Program kerja sama dengan Ecolant Co., Ltd ini akan dikaji lebih lanjut secara teknis, termasuk efektivitas panel surya.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar mendorong inovasi pemanfaatan teknologi pintar untuk sistem penerangan jalan.
Wilayah kepulauan akan menjadi pilot project penerapan smart street lighting atau penerangan jalan pintar di Makassar.
"Untuk pulau-pulau, ini juga penting karena kita sedang fokus pada kemandirian energi di wilayah kepulauan. Mereka disana hanya punya enam jam listrik dalam sehari," kata Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat menerima paparan program kolaborasi Pemerintah Korea yang direpresentasikan Ecolant Co, LTD di Balaikota Makassar, Selasa (7/4/2026).
Teknologi smart street lighting mampu menekan konsumsi listrik secara signifikan.
Pada uji coba, penggantian lampu konvensional berdaya 120 watt dengan lampu LED pintar 75 watt menghasilkan tingkat pencahayaan yang setara, dengan konsumsi listrik yang jauh lebih rendah.
Komusumsi listrik jauh lebih rendah bisa mencapai penghematan sekitar 34 persen.
Inovasi penerangan tersebut juga bisa dijalankan di Kepulauan dengan berbasis tenaga surya.
Menurut Appi, sapaan Munafri, kebutuhan listrik yang stabil dan efisien di pulau-pulau menjadi tantangan tersendiri yang harus dijawab dengan inovasi teknologi.
Karena itu, politisi Golkar ini meminta agar rencana program segera ditindaklanjuti dengan data teknis yang komprehensif.
Baca juga: Open Dumping vs Sanitary Landfill, Ini Perbedaan Sistem Kelola Sampah yang Dikebut Pemkot Makassar
Terutama terkait daya tahan dan efektivitas teknologi panel surya yang ditawarkan di pulau.
"Untuk skenario kerjanya, saya minta dibuatkan analisis yang lebih mendalam untuk pengalihan lampu konvensional ke LED Smart," kata Appi.
General Manager Ecolant Co, Ltd Korea Selatan, Youngho Baik mengatakan sistem smart street lighting dirancang untuk mendukung efisiensi energi sekaligus memudahkan pengelolaan infrastruktur penerangan.
Aspek estetika pencahayaan kota menjadi faktor penting dalam pengembangan kota modern seperti Kota Makassar.
"Makassar adalah kota yang sangat bagus, kami melihat potensi besar untuk menghadirkan pencahayaan kota yang premium seperti di jalan-jalan Eropa. Ini bisa menjadi solusi untuk memperkuat branding kota melalui prototipe smart lighting," jelas Baik.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260407-Paparan-program-smart-street-lighting-project-Makassar.jpg)