SPMB 2026
Pendaftar SPMB Membeludak, SMPN 6 Makassar Tambah 10 Verifikator
Kepala SMPN 6 Makassar Andi Mindarwati mengatakan, tingginya jumlah pendaftar dipengaruhi oleh jalur prestasi.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - SMP Negeri 6 Makassar menambah jumlah petugas verifikasi atau verifikator dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Langkah tersebut dilakukan untuk mangatasi tingginya jumlah pendaftar pada jalur non domisili sejak 15 Juni lalu
Jalur non domisili mencakup prestasi akademik, prestasi non akademik, afirmasi, dan mutasi.
Sejak hari pertama pembukaan pendaftaran jalur non domisili, sekolah yang berada di pusat Kota Makassar ini menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat.
Tingginya minat pendaftar membuat aktivitas verifikasi dokumen berlangsung lebih padat.
Di ruang panitia SPMB, sejumlah petugas terlihat bergantian memeriksa dokumen yang diunggah calon peserta didik.
Setiap berkas harus dicocokkan dengan ketentuan yang tercantum dalam petunjuk teknis sebelum dinyatakan valid dan masuk dalam sistem perangkingan.
Baca juga: Munafri Arifuddin Minta Proses SPMB Bebas Intervensi dan Berjalan Transparan
Kepala SMPN 6 Makassar Andi Mindarwati mengatakan, tingginya jumlah pendaftar dipengaruhi oleh jalur prestasi.
Jalur tersebut memberikan kesempatan lebih luas kepada siswa dari berbagai wilayah untuk bersaing mendapatkan kursi di sekolah tersebut.
Dilansir dari laman spmb.makassarkota.go.id pukul 18.00 WITA, jumlah pelamar jalur prestasi akademik mencapai 451.
Sementara kuota yang tersedia hanya 88.
"Untuk SMP 6 memang tahun ini banyak pendaftar. Apalagi yang dibuka adalah jalur prestasi," kata Andi Mindarwati, Rabu (17/6/2026).
Lonjakan pendaftar sempat menyebabkan proses verifikasi berjalan lebih lambat pada hari-hari awal pendaftaran.
Panitia membutuhkan waktu lebih lama untuk memastikan setiap dokumen memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Kondisi tersebut membuat antrean berkas yang harus diperiksa terus bertambah.
Banyaknya dokumen yang masuk dalam waktu bersamaan menjadi tantangan tersendiri bagi panitia sekolah.
Menanggapi situasi itu, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu langkah yang diambil adalah menambah jumlah verifikator.
Jika sebelumnya hanya terdapat tujuh petugas, kini jumlahnya bertambah menjadi 10 orang.
"Kami menambah verifikator. Yang tadinya cuma tujuh, sekarang menjadi sepuluh," ujarnya.
Penambahan personel tersebut dinilai cukup efektif.
Dalam beberapa hari terakhir, jumlah berkas yang menunggu pemeriksaan terus berkurang dan proses validasi berjalan lebih cepat.
Petugas yang bertugas tidak hanya memeriksa dokumen, tetapi juga melakukan pengecekan kesesuaian data dengan persyaratan masing-masing jalur penerimaan.
Berkas yang dinilai belum lengkap atau belum sesuai akan dikembalikan untuk diperbaiki oleh pendaftar.
Karena itu, proses verifikasi tidak bisa dilakukan secara instan.
Setiap dokumen harus diperiksa satu per satu untuk menghindari kesalahan yang dapat memengaruhi hasil seleksi.
Menurut Andi Mindarwati, hingga sore hari terakhir pendaftaran jalur nondomisili, jumlah pendaftar telah mencapai 578 orang.
Angka tersebut terdiri atas pendaftar jalur prestasi akademik, prestasi non-akademik, afirmasi, dan mutasi.
Dari total tersebut, sebagian besar berkas telah berhasil divalidasi oleh tim verifikator.
Hanya sebagian kecil yang masih menunggu proses pemeriksaan lanjutan.
"Proses verifikasi berkasnya sudah selesai divalidasi sekitar 474," ungkapnya.
Persaingan pada jalur non domisili tahun ini diperkirakan berlangsung cukup ketat mengingat jumlah pendaftar jauh lebih besar dibandingkan kuota yang tersedia.
Untuk jalur prestasi akademik, SMPN 6 Makassar menyediakan kuota sebanyak 88 kursi.
Sementara prestasi non akademik mendapat alokasi 35 kursi.
Adapun jalur afirmasi yang diperuntukkan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas memiliki kuota 70 kursi.
Sedangkan jalur mutasi disediakan sebanyak 18 kursi.
Sekolah juga mendapatkan kebijakan khusus berupa tambahan kuota prestasi akademik.
Kebijakan tersebut diberikan karena posisi SMPN 6 Makassar berada di kawasan tengah kota sehingga menjadi salah satu sekolah tujuan bagi siswa berprestasi dari berbagai kecamatan.
Secara keseluruhan, jumlah peserta didik yang akan diterima tahun ini tetap sama seperti tahun sebelumnya, yakni 352 siswa yang terbagi dalam 11 rombongan belajar. (*)
| Munafri Arifuddin Minta Proses SPMB Bebas Intervensi dan Berjalan Transparan |
|
|---|
| Pendaftar SPMB Membludak, Wali Kota Sidak SMP 3 dan 6 Makassar |
|
|---|
| SMP Negeri 3 Makassar Dibanjiri Pendaftar |
|
|---|
| Titik Koordinat Salah hingga Akun Belum Dibuat, Ratusan Warga Datangi Disdik Makassar Urus SPMB |
|
|---|
| Jalur Non Domisili SPMB Makassar Dibuka Besok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260617-Sidak-SMPN-6-Makassar.jpg)