Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Geng Motor Tebas dan Lindas Pengendara di Jl Pongtiku Makassar, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

AKP Wawan Suryadinata mengatakan, penangkapan bermula saat polisi menerima laporan tiga pemuda yang diserang geng motor

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
Empat anggota geng motor ditangkap Resmob Polda Sulsel beserta barang bukti anak panah busur. Mereka ditangkap setelah terjadi pemarangan geng motor terhadap pengendara di Jl Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Makassar, Jumat (1/5/2026). (Dok. Resmob Polda Sulsel) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Empat anggota geng motor yang kerap menebar teror di beberapa lokasi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi.

Ke empatnya, berinisial MRS, MR, MF dan RA ditangkap Tim Resmob Polda Sulsel, beserta barang bukti tiga ketapel dan enam anak panah busur.

Kanit Resmob Polda Sulsel AKP Wawan Suryadinata mengatakan, penangkapan bermula saat polisi menerima laporan tiga pemuda yang diserang geng motor di Jl Pongtiku, Jumat (1/5/2026) dini hari.

Saat itu, korban yang dibonceng temannya berpapasan dengan kawanan geng motor.

Saat berpapasan, kawanan geng motor itu memutar balik arah dan menyerang korban.

"Yang mana seorang dari Geng motor tersebut menebas kepala pelapor menggunakan benda tajam, dan setelah pelapor terjatuh pelapor dilindas menggunakan sepedah motor oleh pelaku," kata AKP Wawan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/5/2026).

Dari peristiwa itu, lanjut Wawan, Tim Resmob Polda Sulsel dan Jatanras Polrestabes Makassar pun melakukan serangkaian penyelidikan bersama Polsek Bontoala.

Saat penyelidikan berlangsung di wilayah Kecamatan Tallo, tim gabungan mendapati informasi adanya penyerangan geng motor di Komplek Unhas, Jl Sunu.

Tim gabungan ini pun bergegas ke lokasi dan menemukan dua anggota geng motor yang sudah terkepung oleh warga.

Dua geng motor itu, pun diamankan dari amukan warga setempat.

"Setelah dilakukan interogasi terhadap MF dan mendapati beberapa nama-nama dari para geng motor lainnya yang melakukan aksi penyerangan, kemudian anggota melakukan pengembangan," terang Wawan.

Hasilnya, dua pelaku lainnya berhasil diringkus di Jl Kandea 3 dan di Jl Barukang 2.

Ke empatnya yang diamankan di Posko Resmob Polda Sulsel, Jl Hertasning, pun diperiksa secara intensif.

Hasil interogasi, kata Wawan, ke empatnya mengaku terlibat dalam penyerangan geng motor di empat lokasi berbeda:

Pertama, melakukan penyerangan di minimarket Jl Pongtiku, bersama 20 orang lainnya menggunakan 12 sepeda motor.

Kedua, melakukan penyerangan di Jl Urip Sumiharjo, sebanyak 24 orang menggunakan 14 sepeda motor.

Ketiga, melakukan penyerangan di monumen korban 40.000 jiwa sebanyak 16 orang menggunakan 8 motor.

Keempat, melakukan penyerangan di Jl Al-Markaz menggunakan balok.

Untuk proses hukum lebih lanjut, ke empat orang itu pun diserahkan ke Polsek Bontoala.

"Yang memprihatinkan, kebanyakan anak di bawah umur," ungkap Wawan.

Terpisah Kapolsek Bontoala Kompol Andi Aris Abu Bakar yang dikonfirmasi, membenarkan adanya penyerahan para terduga pelaku.

"Ia baru sementara pemeriksaan saksi. Belum ada yang mengarah pelakunya," kata Kompol Andi Aris.

Ke empatnya, kata Andi Aris sejauh ini masih berstatus saksi lantaran pelaku yang melakukan penebasan terhadap korban, belum ditangkap.

"Masih status saksi, karena yang melakukan pemarangan itu belum di dapat. Artinya yang melakukan penganiayaan belum di dapat. Ini yang diambil ini ada yang berstatus saksi," tuturnya.

Pihaknya pun mengaku akan terus mendalami para pelaku lainnya, lewat keterangan empat saksi yang telah diamankan.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved