Demo Hardiknas di Batas Makassar-Gowa Ricuh
Kendaraan dari arah Jl Sultan Hasanuddin Gowa yang hendak memasuki Jl Sultan Alauddin Makassar, terjebak di tengah pertemuan arus.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
Bahkan, pria bercela krem itu kembali ke mobilnya mengambil alat pemadam api ringan.
Ia pun menyemprotkan cairan apar ke ban yang dibakar pendemo hingga padam.
Tak sampai disitu, saking kesalnya, pria tersebut tampak membanting apar yang dibawa di depan pendemo.
Polisi di lokasi, terus mendekati pria itu agar tenang.
Polisi lainnya, meminta pendemo agar segera bubar melihat arus kendaraan yang tak lagi dapat bergerak.
Situasi kian memanas seketika beberapa pengendara motor juga turun dari kendaraannya lalu menghampiri para pengunjuk rasa.
Beberapa kali aksi saling dorong tak terhindarkan di tengah ketegangan itu.
"Harusnya di DPR ko dek kalau mau demo, jangan di sini, macet kasihan," teriak pengendara lain yang hendak melintas ke arah Gowa.
Meski begitu, pengunjuk rasa dari KPPM tetap berorasi sembari meminta waktu lima menit untuk membacakan pernyataan sikap.
"Lima menit lagi pak, sudah maumi dibaca pernyataan sikap," ucap salah satu pendemo menenangkan pengendara yang memprotes kemacetan.
Salah satu poin dari pernyataan sikap, KPPM ini, terkait Undang-undang Perguruan Tinggi No 12 Tahun 2012.
Menurutnya, undang-undang itu, belum berpihak sepenuhnya kepada rakyat miskin yang hendak mengakses pendidikan di perguruan tinggi.
"UU PT No 12 Tahun 2012 menjadi bukti nyata pendidikan berbelok arah menjadi komoditas yang dapat diperjualbelikan belikan," ucap salah satu orator membacakan pernyataan sikap.
"Pendidikan bukan barang dagangan. Gratiskan pendidikan, ubah orientasi pendidikan lebih ilmiah dan bervisi kerakyatan," tuturnya.
Setelah pembacaan sikap selesai, pendemo pun membubarkan diri dan arus kendaraan perlahan mulai lancar.(*)
| Dua Skenario PSM Makassar Kunci Tiket Super League Pekan Depan Usai Taklukkan Bhayangkara FC |
|
|---|
| Lurah Minasa Upa Baru Tau Ada Perampokan Rumah Pedagang Beras, Minta RT/RW Perketat Penjagaan |
|
|---|
| DLH Makassar Beri Sosialisasi Persampahan Kepada RT/RW Kepulauan Sangkarrang |
|
|---|
| Sinergi Pemerintah Kecamatan Tallo dan Penyuluh DLH Menata Persampahan |
|
|---|
| Warga Makassar Waspada Perampokan, RT RW Perketat Sistem Keamanan Lingkungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260504-Demo-Ricuh-Makassar.jpg)