Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perampokan di Makassar

Detik-detik ART Berani Lawan Perampok Bersenjata Badik di Makassar

Pelaku yang terekam kamera pemantau CCTV, tampak masuk ke pekarangan rumah dan ancam ART

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
S (18) ART rumah mewah yang dimasuki perampok saat dimintai keterangan personel Resmob Polsek Rappocini di lokasi kejadian dan tangkapan layar rekaman CCTV saat korban kejar pelaku. Peristiwa perampokan ini terjadi di rumah mewah Jl Minasa Upa, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (3/5/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Asisten Rumah Tangga (ART) berinisial S (18) nyaris jadi korban rudapaksa perampok di Minasaupa Makassar
  • Di tengah ancaman, S berani melawan perampok bersenjata tajam tersebut
  • Perampok tersebut panik lalu kabur memanjat pagar

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aksi heroik ditunjukkan Asisten Rumah Tangga (ART) berinisial S (18) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, saat rumah majikannya dimasuki perampok bersenjata badik.

Peristiwa itu, terjadi di sebuah rumah mewah Jl Minasa Upa, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Minggu (3/5/2026) dini hari.

Pelaku yang terekam kamera pemantau CCTV, tampak masuk ke pekarangan rumah Dengan cara memanjat pagar depan.

Sebelum aksi manjat pagar dilakukan, pelaku tampak beberapa kali hilir mudik memantau situasi.

Setelah berada di dalam pekarangan rumah, pelaku yang mengenakan jaket hoodie dan penutup wajah, berjalan ke area belakang rumah.

Di area pekarangan belakang rumah, terdapat kamar ART yang ditinggali S. Lokasinya tak jauh dari area dapur.

S yang tertidur pulas di dalam kamar, mulanya tak menyadari kehadiran pelaku.

Terlebih, penerangan dalam kamar dimatikan S sebelum tidur.

Berbekal senter ponsel yang dibawa, pelaku masuk lewat jendela.

Di dalam kamar, pelaku langsung membuka lemari korban.

Aksinya, terlihat sepintas oleh S. Namun, S mengira dirinya hanya berhalusinasi. Ia pun tak menghiraukan.

"Pasku pi napegang barupa sadar," ucap S sembari menunjuk punggungnya yang dirabah pelaku saat ditemui, Minggu malam.

Sadar aksinya dipergoki, pelaku pun mengancam S.

"Dia bilang jangki bergerak-jangko bergerak, bawaka pisau ini, ku bunuh ko ini," ungkap S menirukan ancaman yang dilontarkan pelaku.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved