Musda Golkar Sulsel
Armin Singgung Kader Tak Paham Sejarah Golkar: Jangan Cuma Jadi Pengurus Partai
Menurut Armin tantangan utama dihadapi Golkar ada pengurus belum memahami secara utuh identitas, nilai
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Ari Maryadi
Selain itu, ia juga menyoroti perlunya adaptasi terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, Golkar sebagai partai besar harus mampu mengombinasikan kekuatan ideologi dengan pendekatan modern, termasuk dalam hal rekrutmen dan pengelolaan kader berbasis teknologi.
“Sekarang ini pola rekrutmen sudah berubah. Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan cara-cara lama. Harus ada sistem berbasis data dan IT agar kader bisa dikelola dengan baik hingga ke tahapan pemilu,” jelasnya.
Armin menambahkan, seluruh rumusan yang disiapkan SC dalam Musda nantinya akan menjadi pedoman bagi kepengurusan baru. Ia berharap, ketua terpilih ke depan mampu menjalankan arah kebijakan tersebut secara konsisten.
“Semua yang kami rumuskan ini akan sia-sia jika tidak dijalankan. Karena itu, kami juga mengunci agar siapa pun ketua yang terpilih wajib melaksanakan hasil Musda,” tegasnya.
| Musda Golkar Sulsel Digelar Setelah Bahlil Wukuf di Arafah |
|
|---|
| 2 Jam Muhidin Bertemu Bahlil, Musda Golkar Sulsel Setelah Wukuf di Arafah |
|
|---|
| Pidato Muhidin M Said Minta Solid dan Bersatu, 21 DPD II Golkar Dukung Appi |
|
|---|
| Bahlil dan Sarmuji Berangkat Haji, Jadwal Musda Golkar Sulsel Setelah Wukuf di Arafah |
|
|---|
| Muhidin Harap Musda Golkar Sulsel Jangan Lagi Dibawa ke Jakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260415-Armin-toputiri-golkar.jpg)