Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PKK Makassar

Misi Besar TP PKK Makassar 2026: Bebas Stunting, Keluarga Makin Kuat dan Mandiri!

Salah satu fokus utama program PKK tahun 2026, percepatan penanganan stunting yang masih menjadi perhatian nasional.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Istimewa
RAKERDA PKK MAKASSAR - Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 di Hotel Novotel Makassar, Jl Chairil Anwar, Rabu (8/4/2026). Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menegaskan seluruh program yang dirancang harus selaras dengan 10 Program Pokok PKK serta visi pembangunan daerah.  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar memfokuskan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 pada perumusan dan penguatan program prioritas. 

Program tersebut disusun untuk memperkuat peran PKK dalam mendukung pembangunan Kota Makassar hingga ke tingkat keluarga.

Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menegaskan seluruh program yang dirancang harus selaras dengan 10 Program Pokok PKK serta visi pembangunan daerah.

“Program yang sudah dipaparkan harus benar-benar dijalankan di wilayah masing-masing,” ujar Melinda dalam Rapat Kerja Daerah di Hotel Novotel Jl Chairil Anwar, Rabu (8/4/2026). 

Salah satu fokus utama program PKK tahun 2026, percepatan penanganan stunting yang masih menjadi perhatian nasional.

Upaya ini dilakukan melalui edukasi pola hidup sehat, peningkatan gizi keluarga, serta perhatian terhadap kesehatan ibu sebelum dan selama kehamilan.

“Stunting harus kita tangani dengan serius, mulai dari hulu hingga hilir,” kata Melinda.

Selain itu, PKK juga akan memperkuat program pemberdayaan ekonomi keluarga melalui kegiatan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).

Program ini diarahkan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi rumah tangga, khususnya bagi perempuan.

PKK juga mendorong pengembangan program Aku Hatinya PKK yang berfokus pada ketahanan pangan keluarga.

Program ini akan dikembangkan melalui konsep urban farming, termasuk pemanfaatan lahan sempit di lingkungan rumah.

“Yang penting semangatnya, walaupun lahannya terbatas tetap bisa produktif,” ujarnya

Di bidang administrasi, PKK menargetkan peningkatan tertib pencatatan melalui pembenahan enam buku wajib PKK.

Langkah ini dinilai penting untuk mendukung evaluasi program dan memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan terukur.

Evaluasi program akan diperkuat melalui kegiatan Supervisi, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan (SMEP) yang dilakukan secara berkala.

Hasil SMEP akan menjadi dasar dalam melakukan perbaikan program di setiap wilayah.

PKK juga menetapkan program penguatan pola asuh anak dan remaja di era digital sebagai salah satu prioritas.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan peran keluarga dalam mendampingi anak menghadapi tantangan perkembangan teknologi.

Selain itu, peningkatan kualitas pendidikan keluarga turut menjadi perhatian melalui Gerakan Keluarga Indonesia.

Program ini diarahkan untuk membangun keluarga yang lebih mandiri, berdaya, dan memiliki ketahanan sosial.

PKK juga akan mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis masyarakat melalui berbagai kegiatan produktif di tingkat rumah tangga.

Langkah ini diharapkan mampu membantu menjaga stabilitas kebutuhan pangan keluarga.

Program lain yang akan dijalankan adalah revitalisasi gerakan rumah tangga bersih dan sehat.

Kegiatan ini mencakup peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi dan lingkungan sehat.

PKK turut memperkuat gerakan keluarga tanggap bencana sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko di tingkat komunitas.

Program ini akan melibatkan kader PKK dalam edukasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Di sisi lain, digitalisasi sistem pelaporan PKK juga menjadi agenda penting dalam mendukung efektivitas kerja organisasi.

Digitalisasi ini diharapkan mampu mempercepat proses pelaporan serta meningkatkan akurasi data program.

Melinda Aksa juga mendorong lahirnya inovasi program di setiap kecamatan dan kelurahan.

Menurutnya, setiap wilayah memiliki karakteristik yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan yang spesifik.

“Harus ada inovasi dari masing-masing wilayah agar program lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Seluruh program tersebut akan dijalankan secara kolaboratif antara pengurus tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan.

PKK diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjangkau masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan keluarga.

Dengan berbagai program yang telah disusun, TP PKK Kota Makassar optimistis dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Rakerda ini sekaligus menjadi pijakan awal dalam memastikan seluruh program berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan. (*) 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved