Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga Emas Antam

Harga Emas Antam di Makassar Hari ini Turun, Cek Rinciannya

Harga beli kembali atau buyback emas Antam juga kini turun menjadi Rp2.425.000 per gram.

Tayang:
Penulis: Rudi Salam | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Rudi Salam
HARGA EMAS - Emas perhiasan di kawasan Jalan Somba Opu Makassar, beberapa waktu lalu. Harga Emas Antam mengalami penurunan Rp30 ribu pada Senin (30/3/2026). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Harga Emas Antam turun Rp30 ribu pada Senin (30/3/2026).

Sehari sebelumnya, Minggu (29/3/2026), emas Antam tercatat Rp2.837.000, dan kini berubah menjadi Rp2.807.000 per gram.

Harga beli kembali atau buyback emas Antam juga kini turun menjadi Rp2.425.000 per gram.

Jika ditarik dalam sepekan, harga emas Antam anjlok Rp36.000.

Pada Senin (23/3/2026) lalu, harga emas Antam masih menyentuh Rp2.843.000 per gram.

Sebelumnya, Pengamat Ekonomi Universitas Bosowa (Unibos), Dr Lukman Setiawan menilai, emas tetap berfungsi sebagai lindung nilai dalam jangka panjang, terutama terhadap inflasi dan risiko geopolitik.

“Emas masih menjadi safe haven, tetapi bukan berarti bebas dari koreksi jangka pendek,” jelasnya, kepada Tribun-Timur.com, Minggu (29/3/2026).

Ia menambahkan, emas memiliki keunggulan dalam diversifikasi portofolio karena pergerakannya tidak selalu searah dengan saham maupun obligasi. 

Selain itu, permintaan dari bank sentral yang masih kuat serta aliran masuk dana ke ETF emas pada awal 2026 menjadi penopang penting.

Namun, ia mengingatkan adanya keterbatasan dalam kondisi saat ini. 

Ketika dolar dan yield naik secara cepat, harga emas bisa turun meski situasi global sedang bergejolak, seperti yang terjadi pada Maret 2026.

“Emas bukan pelindung instan saat pasar membutuhkan likuiditas tinggi,” katanya.

Berikut ini harga emas Antam pada Senin (30/3/2026), dilansir laman Logam Mulia:

Emas Batangan

0,5 gram: Rp1.453.500

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved