Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Amankan Jalur Mudik Sulsel, 5268 Polisi Dibantu TNI Disebar di 108 Pos

Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan rapat koordinasi lintas sektoral ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (tengah), Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko (kanan kedua) saat Rakor Operasi Ketupat di Hotel Harper, Makassar, Kamis (5/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Didik Supranoto, mengatakan, pengamanan arus mudik di Sulsel telah dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral kesiapan Operasi Ketupat
  • Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan
  • Di antaranya Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ribuan personel kepolisian dikerahkan dalam mengamankan jalannya arus mudik di Sulawesi Selatan.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto, mengatakan, pengamanan arus mudik di Sulsel telah dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral kesiapan Operasi Ketupat.

Rapat yang berlangsung di Hotel Harper, Makassar, itu dipimpin Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro.

Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan.

Di antaranya Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri, para Pejabat Utama Polda Sulsel, serta para Kapolres jajaran Polda Sulsel, juga hadir.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan rapat koordinasi lintas sektoral ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi tingkat pusat bersama kementerian dan lembaga terkait.

Tujuannya, untuk memastikan kesiapan pengamanan dalam menghadapi perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kapolda menjelaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian yang bersifat pemeliharaan keamanan dengan pendekatan kemanusiaan.

Pendekatan kemanusiaan itu mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam merayakan Idul Fitri.

"Melalui operasi ini diharapkan masyarakat dapat melaksanakan rangkaian ibadah serta merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (8/3/2/2026).

Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari.

Terhitung mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Dalam pelaksanaannya, Polda Sulawesi Selatan akan melibatkan sebanyak 5.268 personel pengamanan gabungan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved