Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

MBG Dinilai Perkuat SDM dan Ketahanan Pangan Nasional

Ashabul Kahfi menegaskan banyak negara lebih dulu menerapkan program makan bergizi bagi siswa sebagai bagian dari kebijakan strategis nasional

Tayang:
Editor: Muh. Abdiwan
Tribun-timur.com/Muh. Abdiwan
SOSIALISASI MBG - Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional kembali digelar di Makassar dan menghadirkan Kapoksi Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi, sebagai pembicara utama dalam kegiatan yang dipadati ratusan peserta di Cafe Vaan In Sky, Jumat (20/2). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Program Makan Bergizi Gratis disebut bukan sekadar pembagian makanan, melainkan strategi besar membangun generasi unggul sekaligus menggerakkan ekonomi desa secara berkelanjutan.

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional kembali digelar di Makassar dan menghadirkan Kapoksi Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi, sebagai pembicara utama dalam kegiatan yang dipadati ratusan peserta di Cafe Vaan In Sky, Jumat (20/2).

Dalam pemaparannya, Ashabul Kahfi menegaskan bahwa banyak negara telah lebih dulu menerapkan program makan bergizi bagi siswa sebagai bagian dari kebijakan strategis nasional yang terbukti meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak.

Ia mencontohkan keberhasilan penerapan program serupa di India, Jepang, Amerika Serikat, dan Brasil yang telah berjalan lebih dari satu dekade dan menunjukkan hasil positif terhadap pembangunan sumber daya manusia.

“Banyak negara sudah lebih dulu menerapkan sistem Makan Bergizi Gratis atau program makan gratis untuk siswa, bahkan ada yang telah berjalan lebih dari satu dekade, kita bisa melihat bahwa pengembangan sumber daya manusia sangat berbanding lurus dengan pemenuhan asupan gizi yang seimbang,” ujar Ashabul Kahfi.

Ia menekankan bahwa MBG merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas generasi bangsa serta menjawab tantangan menuju Indonesia yang lebih berdaya saing.

Menurutnya, program ini juga memiliki dampak luas terhadap ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat desa melalui kolaborasi dengan Koperasi Desa.

“Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani serta pelaku usaha desa, kolaborasi antara Koperasi Desa dan program MBG menjadi langkah strategis yang konkret dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ashabul Kahfi menjelaskan bahwa skema pembelian langsung oleh Kopdes memungkinkan hasil pertanian, peternakan, dan perikanan desa terserap optimal tanpa melalui rantai distribusi panjang yang selama ini kerap merugikan produsen.

Ia menyebut mekanisme tersebut mampu memberikan harga yang lebih adil dan stabil bagi petani sekaligus memperkuat perputaran ekonomi desa karena nilai tambah dinikmati langsung oleh masyarakat lokal.

“Sinergi Kopdes dan MBG bukan hanya program distribusi pangan, tetapi transformasi sistem ekonomi desa, dengan memperpendek jalur distribusi, nilai tambah kembali ke petani dan masyarakat desa, bukan terpusat pada perantara,” tambahnya.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa Program MBG bukan hanya agenda pemenuhan gizi, melainkan bagian dari strategi pembangunan nasional yang menyentuh sektor pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi kerakyatan secara terintegrasi.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved