Sambut Wajib Halal 2026, BI Sulsel Gelar Pelatihan JULEHA Bagi Juru Sembelih
Proses pelatihan menitikberatkan pada pemahaman bahwa juru sembelih merupakan mata rantai pertama penentu status kehalalan daging
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komitmen memperkuat ekosistem halal di Sulawesi Selatan kembali ditegaskan melalui pelatihan dan uji kompetensi Juru Sembelih Halal yang digelar dalam rangkaian Pekan Ekonomi Syariah 2026.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan bersinergi dengan UIN Alauddin Makassar melalui Lembaga Pemeriksa Halal menggelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Juru Sembelih Halal pada 11 Februari 2026 secara daring dan 13-14 Februari 2026 secara luring di Ruang Lecture Theatre Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program strategis Bank Indonesia melalui Pekan Ekonomi Syariah 2026 yang diarahkan untuk memperkuat halal value chain di Sulawesi Selatan.
Sebanyak 15 peserta yang terdiri atas tukang sembelih dan pelaku usaha rumah potong dari Kabupaten Barru, Pangkep, Enrekang, dan Gowa mengikuti rangkaian orientasi bimbingan teknis terkait syariat dan standar teknis penyembelihan hewan sebelum menjalani praktik lapangan dan ujian kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi sebagai Penyelia Halal.
Proses pelatihan menitikberatkan pada pemahaman bahwa juru sembelih merupakan mata rantai pertama penentu status kehalalan daging sebelum produk tersebut masuk ke rantai distribusi dan dikonsumsi masyarakat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas JULEHA menjadi langkah konkret memperkuat fondasi industri halal daerah.
“Melalui pelatihan dan uji kompetensi JULEHA dalam rangka PESyar 2026 ini, kami ingin memastikan rantai nilai halal di Sulawesi Selatan semakin kokoh dari hulu hingga hilir, sekaligus mendukung kesiapan pelaku usaha menghadapi kewajiban halal pada 17 Oktober 2026,” ujar Rizki Ernadi Wimanda.
Ia menambahkan bahwa penguatan SDM halal juga selaras dengan visi pengembangan ekonomi syariah nasional sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025-2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025-2029.
Menurutnya, sertifikasi kompetensi bagi juru sembelih bukan hanya soal kepatuhan syariah, melainkan juga membangun kepercayaan publik terhadap produk daging yang beredar di pasaran.
Melalui sinergi antara Bank Indonesia dan lembaga sertifikasi halal, diharapkan jumlah JULEHA profesional bersertifikat di Sulawesi Selatan terus meningkat sehingga mampu mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi syariah yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di daerah ini.
| Calo Tiket PSM vs Persib Untung Besar, Harga Dinaikkan 3 Kali Lipat |
|
|---|
| Hilal Zulhijah 1447 H di Makassar Penuhi Kriteria MABIMS, Iduladha Diperkirakan 27 Mei 2026 |
|
|---|
| 2 Jam Sebelum Kickoff PSM Makassar vs Persib Bandung Suporter Penuhi Stadion BJ Habibie Parepare |
|
|---|
| Nusraya Fertility Center Manfaatkan AI untuk Program Bayi Tabung, Pertama di Indonesia Timur |
|
|---|
| Sadikin Aksa dan Syamsuddin Umar Lepas Skuad PSM Makassar Jelang Lawan Persib Bandung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pelatihan-dan-Uji-Kompetensi-Juru-Sembelih-Halal.jpg)