Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nasdem Sulsel

Syahar Blak-blakan Nasdem Sulsel Semakin Solid Tanpa RMS, Target Menang Lagi di Pemilu 2029

Ia memastikan NasDem akan mempertahankan kemenangan di Pemilu 2029 meski ditinggal Rusdi Masse Mappasessu (RMS).

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
 NASDEM SULSEL - Syaharuddin Alrif (tengah) pimpinan konsolidasi Nasdem Sulsel di Hotel Claro Makassar, Jumat (13/2/2026). Syahar komitmen pertahankan kemenangan Nasdem Sulsel di Pemilu 2029 tanpa Rusdi Masse 

 

TRIBUN TIMUR, MAKASSAR - Ketua DPW Partai NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif, menegaskan komitmennya menjaga kesetiaan kader partai besutan Surya Paloh. 

Ia memastikan NasDem akan mempertahankan kemenangan di Pemilu 2029 meski ditinggal Rusdi Masse Mappasessu (RMS).

Pemilu 2024 lalu, Nasdem mendominasi kemenangan di Sulsel.

Salah satu pencapaian penting NasDem adalah merebut kursi Ketua DPRD Sulsel dengan total 17 kursi legislatif.

Tak hanya itu, NasDem Sulsel juga berhasil mengamankan 5 kursi di DPR RI. 

Secara keseluruhan, Nasdem meraih total 159 kursi, mencakup DPR RI, DPRD Provinsi, serta DPRD kabupaten/kota di Sulsel.

“Setelah konsolidasi kita selesai, saya bersama pengurus harian akan melakukan roadshow ke 24 kabupaten/kota di Sulsel. Perjalanan panjang selama kurang lebih 13 tahun yang telah kita lalui di NasDem akan kita lakukan kembali, dan saya yakin kita siap untuk konsolidasi,” ujar Syahar sapaannya, Jumat (13/2/2026) sore.

Ia menambahkan, NasDem Sulsel juga akan menggelar rapat kerja per daerah pemilihan setelah Lebaran 2026.

Kader yang telah mundur akan dievaluasi dan diganti, tetapi terlebih dahulu akan dilakukan pengecekan ulang.

“NasDem akan melakukan pencalegan dini, sekaligus penguatan pakta integritas kepada masing-masing kader dan caleg. Hal ini agar tidak ada yang berpikir aneh-aneh. Kalau berpikir aneh-aneh, awal 2027 langsung dimundurkan,” tegas Syahar.

Bupati Sidrap itu menegaskan, penilaian terhadap kader dan caleg akan didasarkan pada kinerja dan loyalitas, bukan pada kedekatan atau pendekatan pribadi. 

“Saya akan menilai dengan cinta dan kasih sayang. Untuk itu, bantu saya dan dukung saya, supaya kita bisa menguatkan NasDem dan menjadikannya kembali juara di Sulsel,” tambahnya.

Syahar berkomitmen akan bawa Nasdem menang kembali di Pemilu 2029.

Namun, Syahar menekankan kesetiaan dan konsistensi kader sebagai kunci mempertahankan kemenangan.

Menurutnya, kemenangan partai bukan hanya soal strategi, tetapi juga kerja keras, ketulusan, dan loyalitas seluruh kader.

“InsyaAllah, kita semua akan kuat menghadapi Pemilu yang akan datang, dan mempertahankan NasDem sebagai partai pemenang di Sulsel,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, belakangan kader NasDem Sulsel ramai-ramai menyatakan mundur.

Salah satunya eks Anggota DPRD Sulsel, Rezki Mulfiati Lutfi. 

Ia hengkang dari Partai NasDem bersama ayahnya, Lutfi Halide.

Lutfi Halide merupakan mantan Wakil Bupati Soppeng.

Rezki mengungkapkan alasan hengkangnya dan memilih bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

Baginya, PSI memberikan ruang yang lebih luas untuk berkontribusi secara nyata kepada masyarakat.

Alasannya lainnya adalah kehadiran Rusdi Masse di partai besutan Kaesang Pangarep.
“Salah satunya karena Pak Rusdi Masse,” kata Rezki.

Ia menilai PSI sebagai partai terbuka dan memberi kesempatan nyata bagi kader untuk bergerak.

Nilai tersebut sejalan dengan semangat Lutfi melanjutkan kiprah politiknya. 

“PSI ini partai terbuka. Mudah-mudahan dengan bergabung ke PSI, saya bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat. Saya resmi jadi kader PSI terhitung hari ini,” ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved