Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cuaca Buruk

29 Titik di Makassar Terdampak Angin Kencang, Kepala BPBD: Waspada Pohon Tumbang

Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar mencatat dampak angin kencang dan curah hujan tinggi yang cukup signifikan. 

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
Istimewa/BPBD Makassar
POHON TUMBANG - Penanganan pohon tumbang di kompleks perumahan Azalea di Kota Makassar, Minggu (11/1/2026) kemarin. BPBD Makassar imbau warga tetap waspada banjir dan pohon tumbang di tengah cuaca ekstrem. 

Ringkasan Berita:
  • Selain angin kencang, BPBD Makassar juga mencatat dampak curah hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan genangan dan pengungsian warga, khususnya di Kecamatan Biringkanaya. 
  • Akibat kondisi tersebut, sebagian warga harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - BPBD Kota Makassar meminta warga tetap waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem. 

Hal ini menyusul terjadinya sejumlah bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah Makassar pada Minggu (11/1/2026) kemarin.

Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar mencatat dampak angin kencang dan curah hujan tinggi yang cukup signifikan. 

“Berdasarkan laporan, angin kencang terjadi di 29 titik lokasi dan menyebabkan pohon tumbang di sejumlah ruas jalan serta kawasan permukiman warga,” kata Fadli sambil mengecek laporan, Senin (12/1/2026)

Selain itu, satu unit rumah warga juga dilaporkan terdampak.

Ia menegaskan bahwa seluruh kejadian telah ditangani secara terpadu oleh Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Makassar

Penanganan melibatkan DLH, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Dinas PU, serta dukungan TNI/Polri dan pemerintah kecamatan serta kelurahan.

“Penanganan meliputi evakuasi material pohon tumbang, pembersihan akses jalan, serta pengamanan lokasi kejadian agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” jelasnya.

Baca juga: Banjir Biringkanaya, Pemkot Makassar Jamin Suplai Makanan dan Obat-obatan

Fadli memastikan, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian angin kencang tersebut.

Selain angin kencang, BPBD Makassar juga mencatat dampak curah hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan genangan dan pengungsian warga, khususnya di Kecamatan Biringkanaya. 

Akibat kondisi tersebut, sebagian warga harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

“Pengungsi berjumlah 97 kepala keluarga atau 356 jiwa yang tersebar di lima titik pengungsian,” ungkap Fadli.

Dalam penanganan pengungsi, BPBD Kota Makassar bersinergi dengan Dinas Sosial Kota Makassar dalam pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk logistik dan layanan sosial. 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar memberikan pelayanan kesehatan serta melakukan pemantauan kondisi pengungsi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved