Tribun RT RW
Camat Ujung Pandang Libatkan RT/RW Perketat Keamanan Nataru 2026
Camat Ujung Pandang Husni Mubarak menyampaikan, Pantai Losari jadi tempat paling banyak dikunjungi masyarakat saat malam tahun baru
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Pengamanan juga difokuskan pada rumah ibadah pada momen Natal.
Di Kecamatan Ujung Pandang terdapat sekitar 20 gereja yang akan mendapat pengawalan selama perayaan Natal.
“Pengamanan gereja akan kita koordinasikan dengan Linmas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Ini untuk memastikan umat bisa beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melarang warga membunyikan kembang petasan serta melakukan konvoi kendaraan saat perayaan pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026.
Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya menjaga ketertiban, keamanan.
Serta menunjukkan empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah, khususnya di Sumatra dan Aceh.
Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, mengimbau masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun secara sederhana, tertib, dan tidak berlebihan.
Ia menegaskan, perayaan tanpa petasan, konvoi, knalpot bising, maupun kerumunan terpusat di satu lokasi menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Makassar.
"Jadi, kami menghimbau bersama-sama dengan pihak kepolisian, dalam hal ini Kapolrestabes Makassar, dan juga akan berkoordinasi dengan pak Dandim Kota Makassar, bahwa Pemerintah Kota Makassar akan memastikan tidak ada petasan di malam tahun baru," tegas Munafri.
"Artinya satu, petasan ini bisa mengganggu ketertiban lingkungan, dan yang kedua ini adalah wujud empati kita kepada saudara-saudara kita yang saat ini tertimpa musibah, khususnya di Sumatra Aceh," jelasnya.
Di tengah duka yang masih menyelimuti sebagian wilayah Indonesia, Pemerintah Kota Makassar mengajak warganya menyambut Tahun Baru 2025 ke 2026 dengan cara yang lebih sederhana dan penuh kepedulian.
Sebagai alternatif perayaan, Pemerintah Kota Makassar akan menggelar doa dan zikir bersama pada malam pergantian tahun.
Kegiatan tersebut menjadi simbol solidaritas dan empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus ajakan untuk mengawali tahun baru dengan refleksi dan kebersamaan.
Setelah kegiatan doa, masyarakat diimbau untuk kembali ke rumah masing-masing dan merayakan tahun baru bersama keluarga. (*)
| Camat Manggala Kerahkan 10 Truk Angkut Sampah di Perbatasan Makassar–Gowa |
|
|---|
| Sebrangi Pulau dan Tempuh 155 KM, Ketua RW Barrang Lompo Haji Sampara Dukung PSM di Parepare |
|
|---|
| Datang Naik Sepeda, Munafri Sambangi Ketua RT/RW Saat Jumat Bersih di Bontobiraeng |
|
|---|
| Sosok Ketua RW Makassar Berani Hapus Tato dalam Program Mahtan |
|
|---|
| Kompak! Warga Laikang Sulap Taman Kumuh Jadi Bersih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251201-Camat-Ujung-Pandang-Andi-Husni.jpg)