Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pordi Sulsel

Sepak Terjang Ilham Arif dan Andi Baso Calon Kuat Ketua Perkumpulan Domino di Sulsel

IAS menjadi pendaftar pertama pada Sabtu, diwakili tiga orang terdekatnya,  Yusuf Said, Jefri Timbo, dan Saad Iranda Dollar. 

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com
PORDI SULSEL - Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Andi Baso Ryadi Mappasulle calon Ketua Pordi Sulsel. Wali Kota Makassar 2 periode yakni 2004–2009 dan 2009–2014 itu akan menantang Andi Baso dalam musyawarah provinsi (Musprov) I Pordi Sulsel. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ilham Arief Sirajuddin (IAS) berpeluang menjadi Ketua Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Provinsi Sulawesi Selatan. 

Wali Kota Makassar 2 periode yakni 2004–2009 dan 2009–2014 itu akan menantang Andi Baso Ryadi Mappasulle dalam musyawarah provinsi (Musprov) I Pordi Sulsel.

Musprov I Pordi Sulsel  berlangsung pada 27–28 Desember. 

Selama empat hari masa pendaftaran di Sekretariat Panitia Penjaringan, Jl Pengayoman, Panakkukang, Makassar, hanya IAS dan Andi Baso menyerahkan berkas hingga penutupan, Minggu malam.

IAS menjadi pendaftar pertama pada Sabtu, diwakili tiga orang terdekatnya,  Yusuf Said, Jefri Timbo, dan Saad Iranda Dollar. 

Sehari kemudian, Ketua Pordi Sulsel saat ini, Andi Baso Ryadi Mappasulle, menyusul mendaftar untuk kembali bertarung mempertahankan kursinya. 

Masa jabatannya akan berakhir pada 26 Desember mendatang.

Agenda ini akan menjadi ajang penentuan antara petahana Andi Baso dan penantang kuat IAS dalam perebutan kursi ketua.

Dewan Pendiri PPoldi Sulsel, Andi Baso Ryadi Mappasulle, menegaskan kembali komitmennya untuk membangun domino sebagai olahraga otak yang mampu melahirkan prestasi.

Ia menilai perjalanan Pordi Sulsel dalam empat tahun terakhir telah menunjukkan kemajuan signifikan, meski masih menyisakan sejumlah pekerjaan besar yang harus dituntaskan.

“Saat awal berdiri, saya membangun Pordi dari nol. Tahun 2020, sangat sedikit yang mau menjadi pengurus. Tetapi alhamdulillah, mungkin karena izin Allah, pada 2025 ini Pordi Sulsel bisa menjadi parameter dan barometer organisasi Pordi di Indonesia,” ujarnya.

Meski bersyukur dengan perkembangan yang ada, Andi Baso menegaskan bahwa tujuan besar organisasi belum tercapai.

Pordi, kata dia, masih berjuang untuk menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). 

Menurutnya, proses menuju keanggotaan KONI adalah amanah moral yang harus ia kawal hingga tuntas.

“Tujuan dan cita-cita belum sampai karena Pordi belum masuk anggota KONI. Ini beban moral saya. Jika Pordi sudah masuk KONI, maka tugas saya selesai,” tegasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved