Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Prakiraan Cuaca

BPBD: Makassar, Maros, Pangkep, Gowa, Barru, Bone, Sinjai, Soppeng dan Takalar Waspada Angin Kencang

Sembilan daerah di Sulsel waspada hujan lebat dan angin kencang dalam 10 hari kedepan

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com
CUACA BURUK - Sembilan daerah di Sulsel waspada hujan lebat dan angin kencang dalam 10 hari kedepan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel Amson Padolo menyebut, beberapa wilayah masuk  status waspada hingga siaga di dasarian 1 Desember periode tanggal 1 hingga 10. 
Ringkasan Berita:
  • Cuaca buruk diprediksi melanda diawal Desember 2025.
  • Imbasnya sejumlah pohon beberapa titik tumbang
  • Beberapa wilayah masuk  status waspada hingga siaga di dasarian 1 Desember periode tanggal 1 hingga 10.
  • Diawal Desember, Sulsel dihadapkan dengan status siaga, potensi hujan 200 hingga 300 mm.
  • Daerah terdampak umumnya di wilayah selatan dan barat, Sulawesi Selatan.

 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sembilan kabupaten dan kota Sulawesi Selatan, diimbau untuk waspada.

Cuaca buruk diprediksi melanda diawal Desember 2025.

Kota Makassar dan Maros sempat diguyur hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang pada akhir pekan lalu. 

Imbasnya sejumlah pohon beberapa titik tumbang, termasuk di area kantor Gubernur maupun Jl Hertasning.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel Amson Padolo menyebut, beberapa wilayah masuk  status waspada hingga siaga di dasarian 1 Desember periode tanggal 1 hingga 10.

"Waspada itu tingkat curahnya lebih sangat lebat ya. Mudah-mudahan tidak ada di status awas kan. Jadi memang ini sudah diberikan peringatan dini dan teman-teman sudah mengantisipasinya ini dengan menyiagakan tenaga-tenaga rescue," kata pria berseragam Korpri itu saat ditemui Tribun di loby utama kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo, Panaikang, Senin (1/12/2025).

Amson menjelaskan ada tiga status yakni waspada, siaga dan awas.

Diawal Desember, Sulsel dihadapkan dengan status siaga, potensi hujan 200 hingga 300 mm.

"Artinya di dalam 1 meter persegi itu pada saat terjadi hujan ada sekitar 200 sampai 300 liter," kata Amson.

Daerah terdampak umumnya di wilayah selatan dan barat, Sulawesi Selatan.

Termasuk Kota Makassar yang berpotensi diguyur hujan dan angin kencang.

 "Untuk di dasarian pertama di bulan Desember itu yang masuk di peringatan dini ada di Barru, ada Bone, Gowa, Makassar. Ada malah status siaganya, Maros, Pangkep, Sinjai, Soppeng, dan Takalar. Ada 9 daerah yang masuk menurut rilis masuk Siaga dan waspada," kata Amson sembari membaca data di handphonennya.

Amson mengaku pemerintah daerah maupun BPBD kabupaten/kota sudah memiliki peta wilayah rawan bencana.

Misalkan di Makassar rawan banjir di wilayah Blok 10 dan 8 Antang serta Paccerakkang.

Sehingga pemetaan evakuasi disebutnya sudah dikantongi.

"Semua kabupaten kita harus wajib mewaspadai sekarang karena kecenderungan terjadi perubahan tatanan struktur pembangunan ini, perubahan iklim dan lain-lain ini membuat peta-peta terkait dengan kebencanaan ini berubah," kata Amson.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca 3 harian berlaku pada Senin-Rabu (1-3/12/2025).

Status waspada hujan sedang hingga lebat pada Senin (1/12/2025) di Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu, Tana Toraja, Toraja Utara, Sidrap, Pinrang, Wajo.

Hujan kemudian diprediksi meluas ke 19 daerah pada Selasa (2/12/2025).

Status waspada di Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Tana Toraja, Toraja Utara, Enrekang, Wajo, Pinrang.

Kemudian Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Sinjai, Bulukumba, Selayar.

Di hari Rabu (3/12), status waspada tetap disematkan di wilayah Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Tana Toraja, Toraja Utara, Wajo.

Lalu Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar dan Selayar.

"Makassar masih berpotensi hujan selama beberapa hari kedepan," kata Forecaster BMKG Nur Asia Utami dengan nada tenang menjelaskan cuaca di Makassar pada Sabtu (29/11/2025).

Potensi angin kencang juga masih akan melanda Sulsel.

Khususnya pada daerah di bagian barat dan selatan.

Selama tiga hari, status peringatan dini angin kencang ditetapkan.

Antisipasi Angin Kencang

1. Kesiapsiagaan di Rumah dan Properti

-Periksa dan perkuat struktur atap rumah, genteng, dan plafon yang longgar. Pastikan tidak ada bagian yang mudah terlepas.

-Pangkas pohon-pohon besar atau dahan yang sudah rapuh dan berpotensi roboh menimpa rumah atau kabel listrik.

-Amankan atau ikat erat benda-benda yang ringan dan mudah terbang (misalnya, pot bunga, kursi plastik, jemuran, dan papan reklame kecil).

-Kunci semua pintu dan jendela dengan rapat. Jika ada jendela kaca besar, pertimbangkan untuk menutupnya dengan tirai tebal atau kayu lapis sebagai perlindungan sekunder.

-Siapkan senter dan baterai cadangan. Matikan peralatan elektronik yang tidak perlu untuk menghindari korsleting akibat gangguan listrik.

2. Keselamatan saat Berada di Luar Ruangan

-Hindari berada di dekat pohon besar, tiang listrik, tiang lampu, atau billboard (papan reklame) yang rapuh. Ini adalah objek yang paling sering tumbang saat angin kencang.

-Jika Anda sedang berjalan kaki, perhatikan lingkungan sekitar dari kemungkinan puing atau material bangunan yang jatuh dari ketinggian.

-Segera cari tempat perlindungan yang kokoh dan aman (seperti di dalam bangunan permanen) jika angin terasa sangat kencang.

3. Kesiapsiagaan saat Berkendara

-Segera kurangi kecepatan kendaraan Anda. Angin kencang dapat membuat kendaraan (terutama kendaraan tinggi seperti truk atau bus) oleng atau sulit dikendalikan.

-Bersikap sangat hati-hati saat melintasi jembatan tinggi atau jalan tol terbuka, di mana angin dapat bertiup lebih kuat tanpa hambatan.

-Jangan parkir atau menepi di bawah pohon besar, tiang, atau kabel listrik.

4. Perlengkapan Darurat

-Siapkan Tas Siaga Bencana yang berisi obat-obatan pribadi, makanan instan, air minum, P3K, dan dokumen penting.

-Pantau informasi resmi dari BMKG melalui radio atau smartphone mengenai kecepatan angin, durasi, dan potensi bencana ikutan (seperti hujan lebat).

Ingat: Jika angin sudah sangat kencang dan Anda merasa tidak aman di dalam rumah, segera berlindung di ruangan yang paling kokoh, seperti di bawah meja atau di dalam kamar mandi. (Tribun-timur.com)


 
 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved