Mendagri di Makassar
Siskamling Harus Aktif Lagi, Tito Turun Cek Pos Kamling di Pampang
Siskamling dimaknai perkumpulan warga sipil dibentuk guna mengawasi dan menjaga keamanan suatu lingkungan pemukiman penduduk.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong Sistem keamanan lingkungan (Siskamling) kembali aktif.
Siskamling dimaknai perkumpulan warga sipil dibentuk guna mengawasi dan menjaga keamanan suatu lingkungan pemukiman penduduk.
Mendagri Tito Karnavian meninjau keberadaan Pos Kamling di RW 2 Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar pada Kamis (11/9/2025) sore.
Tito Karnavian sempat berkeliling menyapa warga bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.
Saat Maruarar Sirait bercengkrama dengan warga, Tito melangkah ke sebuah pos kamling.
Tito mengamati kondisi pos milik warga sekitar. Pos tersebut berada tepat dipertigaan, tak jauh dari jembatan Pampang.
Pos memiliki satu unit kipas angin dilengkapi pentungan.
Area berjaga cukup luas dilengkapi dua meja. Terdapat struktur pengurus resmi di dinding.
"Siskamling ini sudah punya sejarah panjang dalam bentuk pengamanan swakarsa masyarakat mengamankan lingkungan dan menjaga gotong royong," ucap Tito Karnavian.
Melalui paguyuban Siskamling, warga disebutnya bisa membangun silaturahmi.
Sekaligus ruang saling berdiskusi antara masyarakat sembari menjaga keamanan lingkungan.
"Minimal kalau ada kumpul, yang mau buat kejahatan kan mikir," ujar Tito.
Tito menyebut dalam pantauannya,ada sejumlah daerah masih mengaktifkan siskamling.
Namun, ada juga daerah yang sudah tidak memiliki siskamling sepenuhnya.
"Udah saya keluarkan instruksi terus ke kepala daerah aktifkan kembali," kata Tito.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Karnavian-meninjau-keberadaan-Siskamling-2025.jpg)