Ziarah Makam Opu Dg Risaju, Pj Sekda Luwu Minta Kadis Ikuti Jejak Kepemimpinan yang Merakyat
Kunjungan mereka untuk berziarah sekaligus menabur bunga di makam Pahlawan Nasional Opu Dg Risadju.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Muhammad Rudi, bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengunjungi Taman Makam Pahlawan di Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan Tampumia Radda, Belopa.
Kunjungan mereka untuk berziarah sekaligus menabur bunga di makam Pahlawan Nasional Opu Dg Risadju.
Prosesi itu jadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80.
Tabur bunga menjadi simbol penghormatan atas jasa Opu Dg Risaju beserta para pejuang Luwu yang telah mengorbankan jiwa dan raga melawan penjajahan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Demokrat, Fadriaty Asmaun.
Ada juga unsur Forkopimda Kabupaten Luwu, Staf Ahli Bupati, para Asisten, serta kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu.
Rudi mengatakan, tabur bunga jadi momentum refleksi untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Opu Dg Risadju.
Berkat jasa pahlawan, sambung Rudi, pembangunan bangsa dan daerah bisa sampai seperti ini.
“Penghormatan ini adalah wujud rasa syukur sekaligus pengingat bagi kita semua bahwa kemerdekaan dan kemajuan yang kita nikmati hari ini lahir dari pengorbanan besar para pendahulu,” beber alumnus IPDN itu kepada Tribun-Timur.com, Selasa (20/1/2025) pukul 12.11 Wita siang.
Kata Rudi, semangat perlawanan dan keberanian Opu Dg Risaju relevan untuk terus diteladani.
Terutama dalam hal membangun Luwu yang berdaya saing, berkarakter, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Menurutnya, peringatan Hari Jadi Luwu dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni.
Tetapi menjadi penguat persatuan dan komitmen bersama dalam melanjutkan perjuangan melalui karya nyata dan pelayanan publik yang lebih baik.
“Nilai-nilai perjuangan itu harus hidup dalam semangat kebersamaan, kerja keras, dan pengabdian kita kepada masyarakat Luwu,” bebernya.
Menjelang HJL ke-758 dan HPRL ke-80, demonstrasi keinginan warga Luwu Raya untuk pisah dari Sulsel menguat.
| Video Viral Pemuda Saling Kejar di Bajo Luwu, Polisi Sebut Dipicu Provokasi Bohong |
|
|---|
| 3 Mobil Bermuatan Biosolar Dihentikan di Masamba, Polisi Amankan 5 Ton BBM Subsidi Tujuan Poso |
|
|---|
| Proyek PSN di Luwu Timur Berujung Ricuh, Pemkab dan Petani Saling Klaim Lahan, LBH Kecam |
|
|---|
| Kecamatan Bua Luwu Rayakan Hari Posyandu Nasional, Cek Kesehatan Gratis Diserbu Warga |
|
|---|
| 27 Ribu Bidang Tanah di Sulsel Tak Bersertifikat, Didominasi Makassar Disusul Luwu Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Penjabat-Pj-Sekretaris-Daerah-Kabupaten-Luwu-Sulawesi-Selatan-Muhammad-Rudi.jpg)