Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Relawan SPPG Dapur MBG di Luwu Meninggal, Diduga Darah Tinggi

Kapolsek Bua Ponrang, Ipda Hasbullah menerangkan, penyebab mendiang Parida meninggal dunia diduga hipertensi.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
RUMAH DUKA - Kondisi rumah duka relawan SPPG Yayasan Mallomo Dalle di Desa Baluta, Kecamatan Bua Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Parida (50). Kapolsek Bua Ponrang, Ipda Hasbullah menerangkan, penyebab mendiang Parida meninggal dunia diduga hipertensi. (Sumber: Dok pribadi Hasbhllah) 

140 mmHg adalah tekanan sistolik (angka atas), yaitu tekanan saat jantung memompa darah

90 mmHg adalah tekanan diastolik (angka bawah), yaitu tekanan saat jantung beristirahat di antara denyut

Jika hasil pengukuran tekanan darah sama dengan atau lebih dari 140/90 mmHg, dan terjadi berulang, maka seseorang dinyatakan hipertensi.

Penyebab hipertensi umumnya dibagi menjadi dua kelompok, sayang:

1. Hipertensi primer (paling sering)

Penyebab pastinya tidak spesifik, tetapi dipicu oleh beberapa faktor:

-Pola makan tinggi garam dan lemak

-Kurang aktivitas fisik

-Obesitas atau kelebihan berat badan

-Stres berkepanjangan

-Merokok dan konsumsi alkohol

-Faktor usia dan keturunan

2. Hipertensi sekunder
Disebabkan oleh penyakit atau kondisi tertentu, seperti:

-Gangguan ginjal

-Penyakit hormonal (tiroid, adrenal)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved