Daftar 15 ASN-PPPK Luwu Ikut Seleksi Komcad di Rindam XIV/Hasanuddin
Demi kelancaran seleksi Komcad, Bupati Luwu mengeluarkan Surat Tugas Nomor: 090/64-Sek/Kesbang/II/2026.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sakinah Sudin
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membuka peluang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) bergabung Komponen Cadangan (Komcad) TNI.
Komcad adalah sumber daya nasional (warga negara, sumber daya alam/buatan, sarana/prasarana) yang disiapkan sukarela untuk dimobilisasi guna memperkuat TNI dalam menghadapi ancaman militer.
Diatur oleh UU No. 23 Tahun 2019, Komcad dilatih dasar militer, bukan wajib militer, dan berkedudukan di bawah Kementerian Pertahanan.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini telah menerbitkan surat tentang keikutsertaan ASN sebagai komcad dalam mendukung upaya pertahanan negara.
Kebijakan tersebut telah memiliki dasar hukum sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan (Sulsel) Enrika mengatakan, daerah mengutus 15 orang ASN mengikuti seleksi Komcad.
Kata dia, proses rekrutmen Komcad TNI bagi ASN masih pada tahap Seleksi Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komcad Sulsel di Rindam XIV/Hasanuddin di Jl Malino, Desa Mata Allo, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.
Demi kelancaran seleksi, lanjutnya, Bupati Luwu mengeluarkan Surat Tugas Nomor: 090/64-Sek/Kesbang/II/2026.
ASN yang diutus akan ikut seleksi selama 7 hari.
Mulai dari keberangkatan 7 Februari hingga kembali pada 13 Februari 2026.
"Jadi tidak semua ASN ikut (pelatihan Komcad)," kata Enrika di sela acara buka puasa bersama di Rujab Bupati Luwu, Senin (2/3/2026) pukul 17.20 Wita sore.
Program Komcad
Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan, keikutsertaan ASN dalam program Komponen Cadangan (Komcad) bersifat selektif, sukarela, dan harus memenuhi persyaratan tertentu.
Kebijakan tersebut telah memiliki dasar hukum sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.
“Jadi, Komcad itu adalah bagian dari keikutsertaan pemerintah untuk kaitannya dengan bela negara," kata Rini di kantor Kemenpan dan RB, Jakarta, Selasa (24/2/2026), dikutip dari Kompas.id.
"Namun, tidak semua pegawai ASN itu bisa menjadi Komcad. Ada persyaratan-persyaratan di dalam undang-undang. Bahkan, Kementerian Pertahanan pun ada kuota-kuotanya,” jelasnya.
Ia mengatakan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ASN untuk bisa mengikuti pelatihan Komcad ini.
Syarat utama mendaftar Komcad untuk ASN mencakup status WNI aktif sebagai ASN berusia 18-35 tahun, rekomendasi resmi dari atasan atau Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), serta lolos tes kesehatan jasmani-rohani sesuai standar militer (minimal tinggi badan pria 160 cm, wanita 155 cm).
Kemudian, syarat pendukung lainnya adalah calon harus setia pada NKRI, Pancasila, UUD 1945, bebas catatan kriminal, dan bersedia ikuti pelatihan dasar kemiliteran (Latsarmil) penuh selama 2-3 bulan.
Proses dimulai dengan seleksi administrasi ketat oleh Kemhan, prioritas ASN di Jakarta untuk 2026.
Untuk dokumen yang dibutuhkan antara lain surat lamaran, KTP, KK, SKCK, ijazah terakhir, surat keterangan sehat.
Kemudian ada surat rekomendasi instansi, surat kesanggupan pelatihan, foto 4x6.
”ASN yang dinyatakan lulus selanjutnya wajib mengikuti pelatihan dasar kemiliteran selama lebih kurang 45 hari sebagai bagian dari pembentukan kapasitas bela negara,” kata Rini.
Berikut nama 15 ASN Luwu ikut seleksi Komcad:
1. Masriani Mahide (Penata Muda/III.a) Dinas Koperasi dan UKM
2. Suriadi Bahari (Pengatur Muda/II-a), Satpol PP
3. Restu Singgih Hafid (Pengatur Muda/II-a), Satpop PP
4. Andi Aziz Ahmad (Pengatur Muda/II-a), Satpol PP
5. Akhrul Yusuf (Pengatur Muda/II-a), Satpol PP
6. Ansar (Pengatur Muda/II-a), Satpol PP
7. Dandi (PPPK Pranata Pencarian dan Pertolongan Pemula), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
8. Abd Musaddad (PPPK Pranata Pencarian dan Pertolongan Pemula), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
9. Sulastri Saidul (PPPK Pranata Pencarian dan Pertolongan Pemula), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
10. Rinaldi (PPPK Operator Layanan Operasional), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
11. Ruslang Usman (PPPK Operator Layanan Operasional), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
12. Riswan (PPPK Pranata Trantibun), Satpol PP
13. Effan Tsani Sufyan (PPPK Operator Layanan Operasional), Satpol PP
14. Agung Wicaksono (PPPK Operator Layanan Operasi), Satpol PP
15. Ilham (PPPK Pranata Trantibun), Satpol PP. (*)
| Info Lowongan Kerja Juni - PT Konimex Cari Karyawan Baru 20 Posisi, Terima Tamatan SMA SMK Sederajat |
|
|---|
| 'Lawan' Harga Eceran Rp40 Ribu, Dinas Perdagangan Luwu Jual 2.800 Tabung Gas Seharga Rp19 Ribu |
|
|---|
| Banjir Rendam Desa Lembang-lembang Luwu Utara, Aktivitas Warga Lumpuh |
|
|---|
| Aksa Mahmud Ajak Aktivis Mahasiswa Kuasai Hidroponik untuk Ketahanan Pangan dan Kolaborasi MBG |
|
|---|
| Gagal Lecehkan Korban, Pelajar SMA di Luwu Timur Bunuh Tetangganya Berusia 20 Tahun Pakai Batu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260303-Daftar-15-ASN-PPPK-Luwu-Ikut-Seleksi-Komcad-di-Rindam-XIVHasanuddin.jpg)