Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Buntut Perselisihan di Sidrap, Kondektur Bus Dianiaya di Luwu Timur

Bus Adhi Putra dirusak OTK di depan Mapolsek Wotu, Luwu Timur. Kondektur dipukul, sopir pikap ditangkap. Polisi buru pelaku lain.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sukmawati Ibrahim
Bripka Taufik
OLAH TKP - Dokumentasi penyidik Polres Luwu Timur saat olah tempat kejadian perkara (TKP) pasca penghadangan dan penganiyaan konduktur bus armada Adhi Putra berinisial MS (25) di depan Mapolsek Wotu, Desa Lampenai, Luwu Timur yang diberikan ke Tribun-Timur.com, Kamis (30/10/2024). Dalam olah TKP, diperlihatkan hampir seluruh sisi kaca mobil dan spidometer rusak akibat lemparan batu. Polisi masih mendalami otak di balik pengorganisiran orang tak dikenal yang menghadang dan merusak mobil. 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU TIMUR – Tim Resmob Polres Luwu Timur menangkap A (25), sopir pikap, diduga pelaku penganiayaan terhadap MS (25), kondektur bus Adhi Putra, Rabu (29/10/2025) subuh.

Aksi penganiayaan terjadi di depan Mapolsek Wotu, Jalan Trans Sulawesi, Desa Lampenai, Kabupaten Luwu Timur.

Bus dikendarai M dirusak oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) menggunakan batu hingga kaca pecah di hampir seluruh sisi.

Layar monitor dan spidometer juga ikut dirusak.

Gerombolan OTK kemudian mencari MS yang sedang tertidur di balkon belakang bus.

MS dipukul hingga mengalami luka robek di pelipis kiri dan mendapat dua jahitan.

Kerugian material ditaksir mencapai Rp20 juta.

Kasi Humas Polres Luwu Timur, Bripka A Muh Taufik, membenarkan penangkapan tersebut.

Ia mengatakan, tim gabungan dipimpin Kasat Reskrim Iptu A Fadhly Yusuf dan Kapolsek Wotu AKP Eli Kendek.

“Terduga pelaku A diamankan di rumahnya di Desa Bawalipu sekitar pukul 05.30 Wita. Penangkapan ini merespons dua laporan polisi sekaligus, yakni penganiayaan dan perusakan,” jelas Taufik, Kamis (30/10/2025).

Taufik menyebut, insiden ini diduga buntut perselisihan di Kelurahan Anabanua, Sidrap, sehari sebelumnya.

Saat itu, bus Adhi Putra rute Makassar–Morowali terjebak kemacetan dan disalip oleh pikap dikemudikan A hingga menyambar spion kanan bus.

MS turun dan menegur A, namun A hanya tertawa sinis.

MS kemudian memukul pelipis kanan A satu kali.

Situasi sempat didamaikan sopir bus dan rekan sopir pikap, lalu pikap melanjutkan perjalanan.

“Penyidik masih mendalami siapa yang mengorganisir penghadangan dan perusakan bus,” tambah Taufik.

Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu A Fadhly Yusuf, mengatakan A telah mengakui perbuatannya memukul MS.

“Ia kini diamankan di Polsek Wotu untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Fadhly menegaskan, tim gabungan masih memburu pelaku lain terlibat dalam perusakan bus Adhi Putra. (*)

 


Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved