Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rakernas PSI di Makassar

Pidato Arahan Jokowi Jadi Agenda Puncak Rakernas PSI di Makassar

Usai rangkaian Rakernas, PSI akan menggelar kegiatan jalan santai pada Minggu (1/2/2026) di Makassar. 

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian

TRIBUN TIMUR, MAKASSAR – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan arahan dalam agenda puncak Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2026.

Rakernas partai berlambang gajah dipusatkan di Sandeq Hotel Claro Makassar, Sulsel.

Kehadiran Jokowi dibenarkan Ketua Harian PSI Sulsel, Rahman Syah. 

Ayah Ketum PSI Kaesang Pangarep itu dijadwalkan tiba di Makassar pada Jumat (30/1/2026) sore.

Ia akan tampil memberikan arahan di hadapan ribuan kader partai berlambang gajah tersebut.

“Iya, rencananya Pak Jokowi datang,” ujar Rahman Syah, Jumat (30/1/2026).

Menurut Rahman, arahan Jokowi akan menjadi agenda utama sekaligus paling dinantikan dalam rangkaian Rakernas PSI 2026.

Jokowi dijadwalkan menyampaikan orasi pada Sabtu (31/1/2026) malam di Ballroom Sandeq A, Hotel Claro Makassar. 

Baca juga: Jokowi Datang ke Makassar Malam Ini, PSI Siapkan Panggung Khusus

PSI - Kaesang Pangarep foto bersama pengurus PSI di Hotel Claro Makassar, Rabu (28/1/2026). Kaesang membagikan KTA emas di pelantikan pengurus PSI.
PSI - Kaesang Pangarep foto bersama pengurus PSI di Hotel Claro Makassar, Rabu (28/1/2026). Kaesang membagikan KTA emas di pelantikan pengurus PSI. (Tribun-timur.com/Muh. Abdiwan)

Dalam kesempatan itu, Jokowi akan memberikan pandangan serta arahan strategis kepada seluruh peserta Rakernas PSI.

“Besok malam kan materinya Pak Jokowi,” kata Rahman.

Pada hari yang sama, Kaesang Pangarep juga memberikan arahan kepada seluruh kader sekaligus menutup secara resmi Rakernas PSI 2026.

Usai rangkaian Rakernas, PSI akan menggelar kegiatan jalan santai pada Minggu (1/2/2026) di Makassar

Kegiatan tersebut akan diikuti oleh peserta Rakernas dari DPP, DPW, hingga DPD PSI dari seluruh Indonesia.

Namun demikian, Rahman Syah mengaku belum memastikan apakah Jokowi akan ikut meramaikan kegiatan jalan santai tersebut.

“Mungkin bermalam atau mungkin setelah beliau menyampaikan materi langsung pulang,” tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, juga telah memastikan kehadiran Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI.

Grace menyebutkan Jokowi dijadwalkan hadir dan memberikan arahan pada Sabtu (31/1/2026), yang menjadi agenda puncak Rakernas PSI 2026.

“Insya Allah (Jokowi) hadir,” ujar Grace Natalie usai pembukaan Rakernas PSI di Hotel Claro Makassar.

Demo Tolak Kedatangan Jokowi

Ada pemandangan berbeda di depan lokasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (29/1/2026) sore.

Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Kesatuan Rakyat Menggugat (Keramat) berunjuk rasa di depan hotel bintang lima itu.

Mereka berorasi sambil membentangkan dua spanduk bertuliskan tuntutan yang disuarakan.

Salah satunya, mendesak agar Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang juga hadir dalam rakernas partai yang diketuai putra Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep.

"Copot Menteri Kehutanan Karena Tidak Mampu Menjaga Hutan!!!" tulisnya.

Unjuk rasa di depan puluhan aparat kepolisian yang menjaga jalannya Rakernas PSI, sempat diwarnai aksi bakar ban.

Baca juga: Raja Juli Antoni: Rusdi Masse Jokowi-nya Sulsel, Energinya Dibutuhkan PSI

RAKERNAS PSI - Puluhan mahasiswa demo Menhut Raja Juli Antoni di depan lokasi Rakernas PSI di depan hotel Claro, Jl AP Pettarani, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (29/1/2026) sore. Demonstran meminta Raja Juli Antoni dicopot sebagai Menteri Kehutanan (Menhut) dan menolak kehadiran Jokowi di Makassar.
RAKERNAS PSI - Puluhan mahasiswa demo Menhut Raja Juli Antoni di depan lokasi Rakernas PSI di depan hotel Claro, Jl AP Pettarani, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (29/1/2026) sore. Demonstran meminta Raja Juli Antoni dicopot sebagai Menteri Kehutanan (Menhut) dan menolak kehadiran Jokowi di Makassar. (Tribun-timur.com/Muslimin Emba)

Selain personel Sabhara dari Ditsamapta Polda Sulsel, ada juga berjaga-jaga personel Polsek Tamalate dan Polrestabes Makassar.

Tidak hanya itu, seunit kendaraan taktis Sabhara Water cannon juga disiagakan.

Kendaraan penyemprot air yang biasa digunakan membubarkan aksi massa itu, disiagakan dekat akses masuk hotel.

"Kondisi (pasca banjir) di Sumatera itu belum membaik kawan-kawan sekalian. Lantas hari ini kita diperlihatkan dengan kehadiran Menteri Kehutanan di Sulawesi Selatan," ucap orator pendemo.

Jenderal Lapangan aksi Keramat, Fahrul atau kerap disapa Rul mengatakan, aksi unjuk rasa yang dilakukan tidak bermaksud menggangu rakernas PSI.

"Tapi adanya pejabat publik yang kemudian hadir di Sulsel. Keramat gelar aksi unjuk rasa untuk menyampaikan permasalahan yang ada di NKRI," ujarnya 

Pertama kata Rul, persoalan Menhut yang diduga tidak bisa menjaga hutan.

Ia mencontohkan permasalahan yang terjadi di Sumatera yang menurutnya tidak terlepas dari rusaknya hutan akibat pembalakan liar.

"Aliansi menilai Menhut tidak bisa menjaga hutan salah satu contohnya bencana yang terjadi di Sumatera," ucapnya.

Selain di Sumatera, Keramat kata Rul juga menyoroti persoalan serupa di Sulawesi Selatan.

Kata dia, ada pembalakan liar dan ilegal logging di Sulsel seperti di Kawasan Bantimurung, Kabupaten Maros.

Kemudian, adanya hutan lindung yang diserobot oleh tambang dan pembakaran hutan seluas kurang lebih 6 hektare di Kabupaten Pangkep.

"Selain itu kami juga menyorot permasalahan perampasan hutang di Kajang Bulukumba," bebernya.

Aliansi Keramat juga menyoroti berbagai kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan Jokowi.

Pertama, kata dia, dugaan korupsi terkait kuota haji.

"Mantan Kemenag Yaqut pernah ber-statement bahwa adanya dugaan keterlibatan Joko widodo terkait kouta haji, kedua terkait hasil sidang Ahok yang soal dugaan kasus korupsi import minyak," ungkap Rul.

"Ahok menyatakan bahwa perlu Joko Widodo dan BUMN perlu di periksa. sehingga Aliansi Keramat menduga kuat Mantan Presiden ini diduga terlibat korupsi impor minyak," lanjutnya.

Ia pun menyatakan, menolak rencana kehadiran Joko Widodo yang dijadwalkan hadir di lokasi Rakernas PSI.

Penolakan kehadiran Jokowi di Makassar kata dia, akan dilakukan dengan aksi unjuk rasa lanjutan, Jumat besok.

"Isunya besok Jokowi hadir maka teman-teman dengan tegas akan menolak kedatangan Jokowi," tuturnya.

Usai menyampaikan orasinya, massa aksi pun membubarkan diri.

Ruas jalan AP Pettarani yang sempat diwarnai kemacetan dari arah pertigaan Jl Sultan Alauddin pun kembali lancar.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved