Rakernas PSI di Makassar
Kaesang Buka Suara soal Wacana Pilkada Lewat DPRD di Rakernas PSI Makassar
persoalan mekanisme pemilihan kepala daerah harus dikembalikan kepada rakyat sebagai pemilik sah mandat konstitusional.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menyinggung wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) tidak langsung melalui DPRD dalam sambutannya pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (27/1/2026).
Wacana pilkada melalui DPRD kembali mengemuka setelah sejumlah partai pendukung pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto melemparkannya ke ruang publik dan memicu perdebatan nasional.
Menanggapi hal tersebut, Kaesang tidak secara tegas menyatakan dukungan maupun penolakan. Ia menegaskan, sikap PSI akan selalu sejalan dengan kehendak rakyat Indonesia.
“Meskipun PSI saat ini belum memiliki kewenangan menentukan sikap di Senayan terkait revisi undang-undang, saya tegaskan sikap PSI akan selalu satu suara dengan rakyat Indonesia,” ujar Kaesang.
Menurutnya, persoalan mekanisme pemilihan kepala daerah harus dikembalikan kepada rakyat sebagai pemilik sah mandat konstitusional.
“Dalam konteks ini, PSI berpandangan bahwa partisipasi masyarakat adalah kunci utama dalam menentukan sistem pemilu kita ke depan,” katanya.
Kaesang mengakui, pelaksanaan pilkada langsung selama ini memang menyisakan sejumlah persoalan yang perlu dibenahi.
Ia mencontohkan praktik politik uang hingga persoalan ambang batas pencalonan kepala daerah yang kerap menjadi sorotan publik.
Meski demikian, Kaesang menilai bangsa Indonesia terus belajar dan berproses memperbaiki sistem demokrasi agar semakin sesuai dengan konteks nasional.
“Bangsa ini terus belajar memperbaiki sistem pemilihannya. Perubahan demi perubahan dilakukan agar demokrasi kita mampu melahirkan pemimpin yang berkualitas dan berpihak pada masyarakat,” jelasnya.
Rakernas PSI digelar sebagai ajang konsolidasi kader dan pengurus dalam rangka menyongsong Pemilu 2029.
Ketua DPP PSI Ahmad Ali menyebut Rakernas merupakan forum tertinggi kedua partai setelah kongres.
“Rakernas akan mengambil keputusan-keputusan penting, termasuk pengaturan sistem kepartaian dan arah strategi partai ke depan. Banyak hal yang akan diaktifkan melalui forum ini,” ujarnya.
Ahmad Ali juga menegaskan PSI sebagai partai super terbuka yang tidak dimiliki oleh satu orang atau kelompok tertentu.
“Keberhasilan partai tidak ditentukan oleh pusat, tetapi oleh mereka yang bekerja di kampung-kampung. Kami mendengarkan kebutuhan daerah dan membangun partai bersama-sama,” tegasnya.
Rakernas PSI dihadiri pengurus DPP, DPW, dan DPD se-Indonesia, dan dijadwalkan berlangsung selama 29–30 Januari 2026. (*)
| Rakernas Jadi Ajang Pembuktian Adik Rudianto Lallo sebagai Ketua PSI Makassar |
|
|---|
| Kaki Kaesang Cedera Usai Main Bola di Lapangan Syekh Yusuf Gowa |
|
|---|
| Kaesang Ungkap Kesan Main Bola di Gowa Bareng Kader PSI dan Jurnalis |
|
|---|
| Jejak Karier Jokowi, Dulu Kader PDI Perjuangan Kini Bapak Ideologi PSI |
|
|---|
| Hartanya Rp100 M, Mampukah Rusdi Masse Bawa PSI Kalahkan Dominasi Nasdem di Sulsel? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kaesang-Rakernas-PSI-nihh.jpg)