KUR
Warga Bone Paling Banyak Terima Bantuan KUR Se-Sulsel, Tembus Rp1,7 Triliun
Setelah Bone, Kota Makassar menjadi wilayah dengan penyaluran KUR terbesar di Sulsel dengan angka mencapai Rp1.647 miliar.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Alfian
Ringkasan Berita:
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemilik usaha di Kabupaten Bone paling banyak mendapatkan bantuan Kredit Usaha Rakyat atau KUR se-Sulsel pada tahun 2025.
Totalnya, penyaluran KUR untuk permintaan yang terdata dari Kabupaten Bone mencapai Rp1.738 miliar atau Rp1,7 triliun.
Angka tersebut hanya terpaut tipis dari bantuan KUR bagi masyarakat kota Makassar yang notabene ibukota Sulsel.
Untuk kota Makassar, penyaluran KUR mencapai Rp1.647 miliar.
Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk Kabupaten sebanyak 820.510 jiwa atau 8,73 persen dari total penduduk Sulsel.
Data tersebut merupakan hasil sensus Juni 2024 hingga Desember 2025.
Jumlah penduduk Kabupaten Bone terbesar kedua di Sulsel.
Kota Makassar menjadi wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak di Sulsel.
Angka penduduk Kota Makassar 1.470.000 jiwa atau 15,68 persen dari total penduduk Sulsel.
Adapun data pekerja di Bone mencapai 390.870 jiwa berdasarkan data BPS 2024.
Sebanyak 291.619 jiwa diantaranya bekerja di sektor pertanian.
Tingginya tingkat penduduk kabupaten Bone yang bekerja di sektor pertanian menjadi salah satu faktor utama jumlah penyaluran KUR cukup tinggi di kabupaten dengan julukan Bumi Arung Palakka itu.
Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dari sisi sektor ekonomi, penyaluran KUR di Sulsel terbesar mengalir ke sektor pertanian dengan nilai Rp8.459 miliar atau 50,26 persen.
Disusul sektor perdagangan sebesar Rp5.117 miliar atau 30,40 persen, serta jasa kemasyarakatan sebesar Rp1.123 miliar atau 6,68 persen.
Baca juga: Penyaluran KUR di Sulsel Tembus Rp16,83 Triliun: Bone Tertinggi, Selayar Terendah
Sebelumnya, penyaluran KUR di Sulsel hingga 31 Desember 2025 mencapai Rp16,83 triliun dan dinikmati 283.989 debitur.
KUR merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang disalurkan melalui lembaga keuangan dengan pola penjaminan.
Data Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulsel) mencatat, penyaluran KUR di Sulsel masih didominasi segmen mikro.
Hal ini menunjukkan KUR efektif sebagai instrumen penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan UMKM.
“Penyaluran KUR didominasi oleh segmentasi mikro,” kata Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin, kepada Tribun-Timur.com, Kamis (8/1/2026).
KUR Mikro mendominasi penyaluran dengan nilai mencapai Rp13.18 triliun atau 78,28 persen, dengan jumlah debitur sebanyak 262.941 orang.
Selanjutnya, KUR Kecil tercatat sebesar Rp3.339 miliar, Supply Rumah Rp210 miliar, Demand Rumah Rp53 miliar.
Kemudian KUR Khusus (KUA) sebesar Rp37 miliar, Super Mikro Rp16 miliar, dan KUR TKI Rp2 miliar.
Dari sisi sektor ekonomi, penyaluran KUR terbesar mengalir ke sektor pertanian dengan nilai Rp8.459 miliar atau 50,26 persen.
Disusul sektor perdagangan sebesar Rp5.117 miliar atau 30,40 persen, serta jasa kemasyarakatan sebesar Rp1.123 miliar atau 6,68 persen.
Sementara dari sisi penyaluran KUR per kabupaten/kota, Kabupaten Bone menempati urutan pertama sebesar Rp1.738 miliar.
Kabupaten Selayar berada di urutan terakhir penyaluran KUR yang hanya sebesar Rp132 miliar.
Penyaluran KUR per Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan (dalam miliar rupiah):
1. Bone: Rp1.738 miliar
2. Makassar: Rp1.647 miliar
3. Gowa: Rp1.274 miliar
4. Wajo: Rp1.128 miliar
5. Bulukumba: Rp1.039 miliar
6. Pinrang: Rp861 miliar
7. Luwu Utara: Rp742 miliar
8. Luwu Timur: Rp728 miliar
9. Luwu: Rp721 miliar
10. Sinjai: Rp661 miliar
11. Sidenreng Rappang: Rp635 miliar
12. Jeneponto: Rp630 miliar
13. Soppeng: Rp600 miliar
14. Maros: Rp574 miliar
15. Pangkajene dan Kepulauan: Rp544 miliar
16. Takalar: Rp540 miliar
17. Enrekang: Rp495 miliar
18. Tana Toraja: Rp438 miliar
19. Barru: Rp430 miliar
20. Bantaeng: Rp383 miliar
21. Toraja Utara: Rp336 miliar
22. Parepare: Rp283 miliar
23. Palopo: Rp276 miliar
24. Kepulauan Selayar: Rp132 miliar.(*)
| Hanya Berkontribusi 3 Persen di 2025, Penyaluran KUR Sektor Perikanan di Sulsel Perlu Ditingkatkan |
|
|---|
| Penyaluran KUR di Bone Tertinggi se-Sulsel, Pengamat Ekonomi Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| KUR Rp1 Triliun di Bulukumba Bantu Petani, Nelayan hingga UMKM |
|
|---|
| Daftar Pinjaman KUR 24 Kabupaten di Sulsel: Empat Daerah Tembus Rp1 T, Bone Kalahkan Makassar |
|
|---|
| Penyaluran KUR di Sulsel Tembus Rp16,83 Triliun: Bone Tertinggi, Selayar Terendah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260108-Kepala-OJK-Sulselbar-Moch-Muchlasin.jpg)