Khazanah Islam
Niat Puasa dan Doa Buka Puasa Ramadan
Niat merupakan syarat sahnya ibadah puasa, baik puasa wajib seperti puasa Ramadhan maupun puasa sunnah.
Ringkasan Berita:
- Puasa Ramadan hukumnya wajib bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat. Niat menjadi syarat sah utama, baik untuk puasa wajib maupun sunnah, dan dapat dilakukan dalam hati tanpa harus dilafalkan.
- Di Indonesia, tradisi membaca niat biasanya dilakukan usai salat tarawih atau saat sahur sebagai bagian dari pendidikan agama dalam keluarga.
- Hal ini sejalan dengan hadis riwayat Umar bin Khattab yang menegaskan bahwa setiap amal bergantung pada niatnya (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim).
TRIBUN-TIMUR.COM - Hukum puasa Ramadan ialah wajib.
Niat merupakan syarat sahnya ibadah puasa, baik puasa wajib seperti puasa Ramadhan maupun puasa sunnah.
Para ulama menjelaskan bahwa niat puasa Ramadan dapat dilakukan dalam hati tanpa harus dilafalkan.
Meski demikian, melafalkan niat kerap dianjurkan untuk membantu menghadirkan keyakinan dan kekhusyukan sebelum menjalankan ibadah.
Di Indonesia, tradisi membaca niat puasa biasanya dilakukan setelah salat tarawih atau saat sahur.
Momentum ini juga menjadi bagian dari pendidikan keagamaan dalam keluarga, di mana orang tua mengajarkan anak-anak mereka tata cara dan bacaan niat puasa sejak dini.
Baca juga: Hukum Tidur Seharian Saat Puasa Ramadan, Apakah Membatalkan?
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Umar bin Khattab RA, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya segala amal perbuatan tergantung pada niatnya…” (HR. Bukhari dan Muslim).
Adapun bacaan niat puasa Ramadhan, sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”
Terkait doa saat berbuka, Imam al-Nawawi (w. 676 H.) dalam karyanya al-Adzkar menampilkan 5 ragam doa.
Pertama, doa yang berasal dari riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar ra., bahwa Rasulullah ketika berbuka puasa berdoa dengan membaca:
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah
| Niat Sholat Qobliyah dan Badiyah Jumat Bahasa Arab/ Latin Lengkap Tata Cara Sholat Sunnah 2 Rakaat |
|
|---|
| Tata Cara Mengerjakan Sholat Dhuha 2 Rakaat, Lengkap Niat dan Keutamaan Sholat Dhuha |
|
|---|
| Waktu Terbaik Sholat/ Salat Tahajud, Lengkap Niat beserta Tata Cara Sholat 2 Rakaat |
|
|---|
| Niat Sholat Sebelum Dzuhur atau Disebut Juga Sholat Qobliyah Dzuhur, Lengkap Tata Cara Sholat |
|
|---|
| Dzikir dan Doa Setelah Sholat 5 Waktu: Bahasa Arab, Latin, beserta Artinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Niat-Puasa-Tarwiyah-8-Dzulhijjah1445-H-atau-15-Juni-2024.jpg)