Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Demonstran Kepung hingga Lempar Batu ke Kantor DPRD Sulsel

Sebelumnya massa aksi di Depan Kantor DPRD Sulsel telah bertemu dengan legislator DPRD di Gedung Aspirasi.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH
Suasana dari dalam Kantor DPRD Sulsel.  

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Kantor DPRD Sulsel kini dihujani bebatuan.

Massa aksi melempar batu masuk ke Kantor DPRD Sulsel.

Sebelumnya massa aksi di Depan Kantor DPRD Sulsel telah bertemu dengan legislator DPRD di Gedung Aspirasi.

Beberapa diantaranya Syahruddin Alrif (NasDem), Andi Januar Jauri Darwis (Demokrat), Sri Rahmi (PKS) Imam Fauzan (PPP), Hj Rismawati Kadir Nyampah (Demokrat), Muzayyin (PKS).

Setelah itu, para perwakilan DPRD Sulsel menemui demonstran lainnya di jalan.

Mewakili DPRD, Syahruddin Alrif dari Fraksi NasDem menyampaikan akan mengawal aspirasi tersebut hingga ke pusat.

"Kami akan teruskan ini ke pusat, khususnya di DPP NasDem," ucapnya.

Syahar sapaannya menegaskan, bahwa NasDem berada di jajaran partai yang menolak wacana Presiden tiga periode.

"Apa yang disampaikan teman-teman itu kami satu suara," tegasnya.

Selanjutnya, tuntutan yang lain seperti kenaikan harga sembako, kenaikan BBM, hingga menteri-menteri yang membuat gaduh negara juga akan ditindak lanjuti.

"Kami atas nama DPRD Sulsel sepakat kami apresiasi perjuangan mahasiswa sekalian, kami bersama mahasiswa," tegasnya.

Kendati demikian, usai anggota DPRD menemui demonstran, massa aksi masih tetap menggaungkan tuntutannya.

Hingga selang beberapa menit kemudian, aksi lempar batu mewarnai demonstrasi ini.

Mereka menyeruduk Kantor DPRD, beberapa diantaranya terlihat memanjat pagar.

Pantauan Tribun-Timur.com, dari dalam Kantor DPRD Sulsel, beberapa orang yang ada di pelataran atau halaman kantor DPRD berlomba-lomba mencari tempat yang aman.

Aparat TNI-Polri dan Satpol PP juga siaga untuk mengamankan aksi ini.

Pihak kepolisan berupaya menenangkan massa dan tidak melakukan perlawanan.

Usai hampir 20 menit melempar batu ke dalam  Kantor DPRD, kepolisian menyemprot gas air mata sehingga massa aksi perlahan meninggalkan  lokasi. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved