Massuro Baca, Tradisi Panen Raya di Desa Parenreng Pangkep
Tradisi massuro baca di Desa Perenreng dimaknai dengan keberhasilan panen padi tahun ini dengan makan beras baru.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Mahyuddin
TRIBUNPANGKEP.COM, SEGERI - Warga Desa Parenreng, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, melaksanakan tradisi Massuro Baca, Minggu (8/5/2016)
Tradisi ini adalah syukuran ala suku Bugis-Makassar atas apa yang telah diberikan Allah SWT seperti meraih gelar kepemimpinan, keberhasilan usaha dan keberhasilan panen yang melimpah.
Tradisi massuro baca di Desa Perenreng dimaknai dengan keberhasilan panen padi tahun ini dengan makan beras baru.
Namanya beras Cisadane, lembut, legit dan wangi.
Tradisi massuro baca dipimpin oleh imam kampung (pabbaca).
Tiap tahun warga Desa Parenreng melaksanakan kegiatan itu di rumah masing-masing.
Salah satunya dengan makan bersama keluarga, memanggil keluarga mereka yang berasal dari luar kecamatan Segeri atau lintas kabupaten.
"Ini syukuran karena panen bagus dan beras kami juga putih bersih," kata warga Desa Parenreng, Ihwan kepada TribunPangkep.com.
"Hari ini khusus masak 15 liter untuk sekedar makan-makan saja dan syukur kepada Allah SWT atas berkah yang diberikan," ujarnya.
Berbagai macam lauk pauk yang dihadirkan dalam santap bersama itu, meliputi opor ayam kampung, ayam goreng, ikan bandeng, mie goreng, sayur tumis dan lain-lain.
"Yang penting kebersamaan kami, berasnya enak dan harum sekali, alhamdulillah ini tradisi kami makan beras baru tiap habis panen," kata Ihwan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tradisi-pangkep_20160508_160244.jpg)