UT Makassar
Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 4 Mei, UT Makassar Target 17 Ribu Mahasiswa
UT menargetkan jumlah mahasiswa aktif mencapai 17 ribu orang dari 11 ribu mahasiswa yang ada sekarang.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Hasriyani Latif
Ringkasan Berita:
- UT Makassar membuka pendaftaran mahasiswa baru 4 Mei-Juli 2026 dengan target peningkatan jumlah mahasiswa dari 11 ribu menjadi sekitar 17.700 dalam beberapa tahun ke depan.
- Biaya pendaftaran mulai Rp100 ribu dengan opsi UKT beragam dari Rp38 ribu per SKS hingga Rp2,3 juta per semester melalui skema non-SIPAS dan SIPAS.
- Mengusung pembelajaran jarak jauh berbasis digital, UT juga akan menambah empat program studi vokasi untuk menjawab kebutuhan tenaga terampil.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Universitas Terbuka (UT) Makassar dalam waktu dekat akan membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa baru (Maba) untuk tahun akademik 2026/2027.
Pendaftaran mahasiswa baru UT akan dibuka 4 Mei sampai Juli 2026.
Manajer Perluasan Daya Jangkau, Registrasi dan Pengujian UT Makassar, Jalil mengatakan UT menargetkan jumlah mahasiswa aktif mencapai 17 ribu orang dari 11 ribu mahasiswa yang ada sekarang.
“Target kami dalam beberapa tahun ini adalah 17.700 mahasiswa,” katanya kepada Tribun-Timur.com, Rabu (29/4/2026).
Biaya pendaftaran di UT sangat terjangkau hanya Rp100 ribu.
Setelah itu ada paket layanan bisa dipilih.
Sedangkan bagi rekognisi pembelajaran lampau (RPL) dari D2 ke strata satu (S1) atau mahasiswa yang pindah program studi (Prodi) dan bekerja dikenakan biaya pendaftaran Rp400 ribu.
Untuk pembayaran uang kuliah tunggal (UKT), sambung Jalil, ada empat paket layanan disiapkan.
Mulai dari layanan harga Rp38 ribu hingga Rp2,3 juta.
Baca juga: Universitas Terbuka Makassar Cetak 741 Lulusan Baru
"Ada namanya layanan non-skema layanan sistem paket semester (SIPAS). Non-Sipas sudah bisa kuliah dengan biaya per SKS-nya Rp38 ribu," kata Jalil.
Lalu layanan SIPAS terbagi tiga.
SIPAS non-tutorial biayanya Rp1,2 juta, kemudian SIPAS atau sistem paket semi mulai dari Rp1,7 juta, dan SIPAS paket penuh seharga Rp2,3 juta untuk beberapa prodi tertentu.
Pria dengan gelar doktor ini melanjutkan salah satu keunggulan kuliah di UT Makassar adalah sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Meski begitu, ia menjamin sistem PJJ ini sangat efektif bagi mahasiswa.
Sejak didirikan pada 1984, UT telah dirancang sebagai perguruan tinggi dengan konsep pembelajaran terbuka dan jarak jauh.
“Sejak awal berdiri, UT memang didesain untuk pembelajaran jarak jauh dan terbuka,” kata Jalil.
Sistem pembelajaran UT awalnya mengandalkan modul sebagai bahan ajar utama.
Modul atau Buku Materi Pokok (BMP) menjadi pegangan mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan.
Seiring perkembangan teknologi, UT terus beradaptasi dengan menghadirkan layanan digital bagi mahasiswa.
Kini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan bahan ajar cetak, tetapi juga berbagai fasilitas berbasis digital.
Dalam satu paket biaya pendidikan, mahasiswa UT sudah memperoleh akses ke BMP, layanan buku digital, serta platform pembelajaran daring.
Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan fasilitas akun Microsoft Office 365 yang dapat digunakan untuk menunjang aktivitas akademik.
Layanan ini mencakup akses ke berbagai aplikasi produktivitas serta platform Microsoft Teams untuk kegiatan pembelajaran dan komunikasi.
Ia menyampaikan, biaya pendidikan yang relatif terjangkau bukan berarti mengurangi kualitas layanan.
Justru, sistem yang efisien dan berbasis teknologi memungkinkan mahasiswa mendapatkan berbagai fasilitas pendukung pembelajaran.
“Kalau bisa saya katakan, murah (kuliah di UT), tapi bukan murahan,” tegasnya.
Hadirkan Prodi Vokasi Lebih Banyak
Universitas Terbuka (UT) Makassar merespons kebijakan pemerintah melalui Kemenristekdiktiterkait arah pengembangan perguruan tinggi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Direktur UT Makassar, Prof Abdul Rahman Rahim mengatakan konsep perguruan tinggi berdampak sejalan dengan upaya menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat melalui luaran pendidikan, baik dalam bentuk ilmu pengetahuan maupun teknologi.
Dalam pandangan UT, Indonesia saat ini sangat membutuhkan penguatan pendidikan vokasi.
Pendidikan vokasi dinilai relevan karena menyentuh langsung kebutuhan tenaga terampil di tengah masyarakat dan dunia industri.
“InsyaAllah, mulai tahun ini, dengan kewenangan sebagai PTN-BH untuk membuka dan menutup program studi baru, UT akan membuka empat program studi vokasi secara bertahap,” sebutnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Kaswadi Anwar
| Minat Kuliah di UT Makassar Meningkat, PMB Semester Genap Tembus 3.909 Calon Mahasiswa |
|
|---|
| 620 Lulusan UT Makassar Siap Berkontribusi untuk Negeri |
|
|---|
| Dies Natalis ke-41, UT Mantapkan Inovasi Digital untuk Pendidikan Berkualitas |
|
|---|
| UT Makassar Target 15 Ribu Mahasiswa Baru Tahun Ini |
|
|---|
| UT Makassar Bagikan Sembako dan Gelar Kegiatan Keagamaan di Bulan Ramadan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260429-Direktur-Universitas-Terbuka-UT-Makassar-Prof-Abdul-Rahman-Rahim.jpg)