Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Dokter Kloter 38 Wafat di Makkah Usai Layani Jamaah Haji, PPIH Makassar Berduka

Almarhumah meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Makkah setelah sebelumnya menjalani perawatan

Tayang:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Renaldi Cahyadi
HAJI 2026 - Dokter Kloter 38 Debarkasi Makassar, dr Fitria Rezkiani. dokter kloter 38 Debarkasi Makassar meninggal dunia. 

Ringkasan Berita:
  • dr Fitri Rezkiani dokter debarkasi meninggal saat bertugas menjaga kesehatan jamaah haji kloter 38 Debarkasi Makassar
  • Kloter 38 baru direncanakan akan kembali ke Indonesia pada 28 Juni 2026 mendatang
  • Almarhumah meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Makkah setelah sebelumnya menjalani perawatan

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Salah seorang petugas kesehatan Debarkasi Makassar meninggal di Arab Saudi.

Ia adalah dr Fitri Rezkiani yang bertugas menjaga kesehatan jamaah haji kloter 38 Debarkasi Makassar.

Kloter 38 baru direncanakan akan kembali ke Indonesia pada 28 Juni 2026 mendatang.

Hal itu diungkap oleh Ketua PPIH Debarkasi Makassar, Ikbal Ismail, saat ditemui di Asrama Haji Sudiang Makassar, Senin (8/6/2026).

Ikbal membenarkan atas meninggalnya petugas haji tersebut.

“Ya benar, ada petugas kami yaitu dr Fitri Rezkiani dari Kloter 38,” katanya.

Menurut Ikbal, almarhumah meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Makkah setelah sebelumnya menjalani perawatan.

“Beliau meninggal di hospital Makkah dan semoga saja beliau almarhumah diterima di sisi Allah,” ujarnya.

Adapun kata Ikbal, dr Fitri mengalami gangguan kesehatan sesak napas.

“Informasi yang kami dapat tadi subuh, almarhumah meninggal karena autoimun, autoimun sesak napas,” ungkapnya.

Meski kondisi kesehatannya sudah menurun, kata dia, semangat pengabdian almarhumah untuk melayani jemaah haji disebut tidak pernah surut. 

Bahkan saat puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), dr Fitri tetap menjalankan tugasnya mendampingi dan memberikan pelayanan kesehatan kepada jemaah.

“Dari awal pada saat melayani, petugas kami tersebut melayani jamaah di Armuzna itu sudah agak sakit, tetapi karena keinginannya melayani tamu-tamu Allah tetap dilayani sampai selesai,” jelasnya.

Setelah seluruh rangkaian pelayanan pada fase Armuzna berakhir, kondisi kesehatan almarhumah semakin menurun hingga akhirnya harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Atas kepergian dr Fitri Rezkiani, ia menyampaikan duka mendalam. 

Ikbal menilai almarhumah merupakan sosok petugas yang memiliki dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.

“Kami yakin karena meninggalnya dalam berjuang melayani tamu-tamu Allah, kami yakin almarhumah diterima di sisi Allah dan husnul khatimah,” jelasnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved