Haji 2026
387 Jamaah Haji Gowa Kloter 5 Dijadwalkan Tiba Jumat Dini Hari
Sebanyak 387 jemaah dijadwalkan tiba di Asrama Haji Sudiang pada Jumat, 5 Juni 2026, pukul 02.55 Wita.
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-GOWA.COM – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Gowa memastikan seluruh persiapan penyambutan jamaah haji asal Gowa yang tergabung dalam Kloter 5 telah dilakukan.
Sebanyak 387 jemaah dijadwalkan tiba di Asrama Haji Sudiang pada Jumat, 5 Juni 2026, pukul 02.55 Wita.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa, Alim Bahri, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah terkait proses penerimaan atau debarkasi jamaah.
“Alhamdulillah kami semua merasa sangat gembira karena informasi terakhir kondisi jemaah kita dari Gowa semua baik-baik saja. Mereka memaksimalkan waktu yang tersisa untuk beribadah meskipun prosesi puncak haji telah selesai,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, berdasarkan jadwal yang diterima, Kloter 5 akan meninggalkan Jeddah pada Kamis dan tiba di Asrama Haji Sudiang pada Jumat dini hari.
“Jumlah jemaahnya 387 orang. Insyaallah tiba pada tanggal 5 Juni 2026 pukul 02.55 Wita dengan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 1405,” ucapnya.
Untuk memperlancar proses penjemputan, Kemenhaj Gowa membagikan stiker khusus kepada keluarga jemaah yang akan melakukan penjemputan.
“Setiap jemaah diberikan satu stiker untuk kendaraan penjemput. Stiker ini hanya sekali pakai dan akan disobek oleh panitia saat masuk ke lokasi penerimaan sehingga tidak bisa digunakan berulang,” jelasnya.
Alim menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan panitia debarkasi di Asrama Haji Sudiang untuk memastikan proses penerimaan berjalan tertib dan lancar.
Terkait evaluasi penyelenggaraan haji tahun ini, Alim menilai seluruh tahapan pemberangkatan hingga pemulangan berjalan sesuai rencana.
“Alhamdulillah semua berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Ini berkat kerja sama dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Gowa, Kementerian Agama, TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Kominfo, dan instansi terkait lainnya,” ungkapnya.
Dari sisi kesehatan jamaah, Alim menyebut hanya satu jamaah asal Gowa yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji.
“Untuk jamaah haji Gowa yang meninggal ada satu orang asal Kecamatan Somba Opu. Selebihnya alhamdulillah kondisi jemaah baik dan jumlah yang sakit sangat minim,” bebernya.
Menurut dia, minimnya angka jamaah yang sakit maupun meninggal menjadi salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Ke depan, pihaknya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji maupun keluarga pengantar.
“Tentu setelah seluruh tahapan pemulangan selesai, kami akan melakukan evaluasi menyeluruh. Harapan kami pelayanan kepada jemaah haji dan keluarga yang mengantar bisa lebih maksimal lagi pada tahun-tahun mendatang,” pumgkasnya.
Laporan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli
| Bupati Wajo dan 20 Petugas Haji Bakal Sambut Kepulangan 384 Jamaah di Makassar |
|
|---|
| Kisah Sopir Naik Haji, Andi Adi ke Tanah Suci setelah 20 Tahun Jadi Sopir Makassar-Siwa Wajo |
|
|---|
| Wamenag Romo Syafi'i Ungkap Catatan Penyelenggaraan Haji 2026, dari Transportasi hingga Armuzna |
|
|---|
| Dam 135 Ribu Jamaah Indonesia Diprioritaskan untuk Palestina, Kemenhaj Apresiasi Tata Kelola Adahi |
|
|---|
| Alasan Jamaah Haji Sidrap Singgah Pakai Baju Mispa di Maros, PPIH Ingatkan Jaga Aurat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-Kemenhaj-Gowa-Alim-Bahri.jpg)