Haji 2026
Warga Sidrap Makin Sejahtera Lewat Pertanian, Syahar Harap Kouta Haji Ditambah
Syahar berharap agar kouta pemberangkatan haji di daerah yang dipimpinnya, dapat bertambah tahun depan
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Satu dari 392 jamaah haji Kloter 2 asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, masih tertinggal di Mekkah, Arab Saudi, karena sakit.
391 lainnya kini telah tiba di tanah air menggunakan pesawat Garuda Indonesia, Selasa (2/6/2026) pagi.
Setibanya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Maros, jamaah langsung dibawa bus ke Asrama Haji Sudiang, untuk seremoni penerimaan.
Mereka menumpangi 12 bus DAMRI dan diarahkan langsung ke dalam Gedung Arafah.
Jamaah yang terbaring sakit di Mekkah itu, diketahui bernama Lanti Latief Abdullah.
Kakek 80 tahun ini dirawat di Saudi National Mekkah.
"Jemaah yang sakit sudah berada dirawat di Mekkah," kata Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif seusai menerima penyerahan jamaah dari PPIH Debarkasi Makassar.
Selain itu, dari total 786 jamaah asal Sidrap yang dibagi dalam dua kloter pemberangkatan tahun ini, satu diantaranya meninggal dunia di Arab Saudi.
Jamaah itu bernama, Ijuma H Lompeng (63) yang merupakan kerabat Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif.
"Yang wafat ini adalah tante saya" kata Syaharuddin Alrif saat sambutan.
Sementara dari 391 jamaah Sidrap yang tiba di tanah air, satu diantaranya sakit begitu pesawat mendarat.
Syahar memastikan, penangan jamaah yang sakit itu langsung terlayani oleh petugas PPIH Debarkasi Makassar.
"Ya ada yang sakit satu orang, tadi sudah langsung dibawa untuk observasi di rumah sakit Wahidin karena memang sudah usianya
usia lanjut," kata Syahar.
"Begitu keluar dari pesawat, dia paling pertama langsung ditangani. Makanya langsung diambil alih oleh Kemenhaj, lalu keluarganya untuk lakukan observasi di rumah sakit WaHidin," tambahnya.
Orang nomor satu di kabupaten Sidrap ini, pun berharap agar kouta pemberangkatan haji di daerah yang dipimpinnya, dapat bertambah tahun depan.
Sebab, kata Syahar dengan adanya Kementrian Haji dan Umrah, daftar tunggu di Sidrap saat ini sudah dipangkas dari 49 tahun menjadi 26 tahun.
"Siapa yang banyak mendaftar itu yang dapat kuota yang banyak mudah mudahan kuota Sidrap tahun depan bisa meningkat dari tahun yang 2026 ini," harapnya.
Harapan itu lanjut Syahar, perlu mendapat perhatian dari Kemenhaj.
Sebab kata dia, animo masyarakat Sidrap untuk berangkat haji sangat tinggi.
Antusiasme ini, tidak terlepas dari keberhasilan panen gabah dan jagung yang menjadi komoditi pertanian masyarakat Sidrap.
"Alhamdulillah di Sidrap hasil produktivitas pertanian kita meningkat, pertumbuhan ekonomi 7,7 persen, angka kemiskinannya turun dan membuat animo untuk berangkat haji sangat tinggi sekali," jelasnya.
Terpisah Kepala Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail, memaparkan, hingga saat ini, dari total 16.728 jamaah haji Embarkasi Makassar, 14 diantaranya meninggal dunia di Arab Saudi.
Sembilan dari 14 jamaah yang wafat itu, kata Ikbal Ismail berasal dari Sulsel.
"Rata-rata ada yang sakit sesak nafas dan jantung. Usianya macam-macam, ada yang 50an ada yang 60an tahun," tuturnya.
Diketahui, 16.728 JCH Embarkasi Makassar ini, diberangkatkan dalam 43 kelompok penerbangan (kloter).
Rinciannya terdiri dari 10.996 jamaah perempuan dan 5.723 laki-laki.(*)
| 628 Jemaah Haji Maros Dijadwalkan Pulang Bertahap, Kloter 14 Perdana |
|
|---|
| 391 Jemaah Haji Sidrap Tiba di Makassar, Kilau Gelang Emas Menarik Perhatian Syahar |
|
|---|
| Wamenhaj: Jangan Kendor, Pemulangan Jemaah Haji Sama Krusialnya dengan Puncak Haji |
|
|---|
| Pulang dari Tanah Suci, Kakek Kulasse Bawa 9 Boneka Unta untuk Cucunya di Soppeng |
|
|---|
| Selle KS Dalle Sambut 391 Jamaah Haji Kloter I Asal Soppeng, Satu Masih Dirawat di Jeddah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260602-Syaharuddin-Alrif-haji.jpg)