Haji 2026
Dari Jepara ke Embarkasi Makassar, Begini Alur Pembuatan Gelang Identitas Jamaah Haji
Embarkasi Makassar sendiri memiliki 43 kloter dengan jumlah jamaah mencapai 16.750.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Jamaah Calon Haji (JCH) diwajibkan memakai gelang haji yang berisi identitas penting seperti nomor kloter, paspor, maktab, hingga tahun keberangkatan.
- Gelang ini dibuat di Asrama Haji Sudiang Makassar, dengan total 43 kloter dan 16.750 jamaah embarkasi Makassar.
- Proses pembuatan gelang dimulai dari bahan stainless steel polos asal Jepara yang kemudian dicetak identitas jamaah di embarkasi.
- Dalam sehari, tiga orang tim mampu memproduksi hingga 786 gelang atau setara dua kloter.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Jamaah Calon Haji (JCH) wajib menggunakan gelang haji.
Gelang haji memuat identitas jamaah seperti nomor kloter, nomor paspor, nomor maktab, tahun berangkat haji, bendera merah putih, kode embarkasi dan logo Kementerian Haji dan Umrah.
Gelang haji dibuat di Asrama Haji Sudiang.
Embarkasi Makassar sendiri memiliki 43 kloter dengan jumlah jamaah mencapai 16.750.
Proses pembuatannya melalui berbagai tahap hingga dapat digunakan oleh para jamaah haji.
Pengrajin Gelang Haji, Achmad Siddiq, mengatakan tahap awal dimulai dari pembuatan gelang polos berbahan dasar stainless steel yang dikirim dari Jepara, Jawa Tengah.
Setelah itu, gelang didistribusikan ke masing-masing embarkasi termasuk Makassar, untuk proses pencetakan identitas jamaah.
Baca juga: 67 Ribu Jemaah Haji Tiba di Madinah, Kadaker Bandara Apresiasi Kinerja Petugas
“Kita buat di sini itu nama jamaah, nomor kloter, nomor paspor. Ya, itu saja yang kita cetak,” ujar Achmad Siddiq, di Asrama Haji Sudiang Makassar, Sabtu (2/5/2026).
Pencetakan identitas dilakukan di Embarkasi Makassar karena data manifest jamaah tersedia di lokasi.
Setiap gelang dapat disesuaikan dengan data resmi jamaah.
Dalam sehari, tim yang terdiri dari tiga orang mampu menyelesaikan pencetakan hingga dua kelompok terbang (kloter).
Setiap kloter rata-rata berisi sekitar 393 jemaah.
Sehingga dalam sehari tim dapat memproduksi hingga 786 gelang haji.
“Proses pembuatannya biasa satu hari. Dari pagi sampai ashar biasanya, jam empat lah,” ungkapnya.
Proses pembuatan gelang tergolong sederhana karena tim sudah berpengalaman.
| 67 Ribu Jemaah Haji Tiba di Madinah, Kadaker Bandara Apresiasi Kinerja Petugas |
|
|---|
| Shalawat Thalaal Badru Iringi Kedatangan Jemaah Haji Indonesia di Makkah |
|
|---|
| KJRI Jeddah Pastikan Layanan Haji di Bandara Terkendali, Jamaah Diminta Disiplin Ikuti Prosedur |
|
|---|
| Kuota Haji Sinjai hanya 44 Orang, 6.045 Warga Masih Antre Berangkat ke Tanah Suci |
|
|---|
| Jamaah Haji Indonesia Mulai Umrah Wajib, Terapkan Strategi Lindungi Perempuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-05-03-Pengrajin-Gelang-Haji-Achmad-Siddiq.jpg)