Haji 2026
13 Tahun Menunggu, Air Mata Syukur Pecah di Tanah Suci
Taswin, 67 tahun, asal Langkat 13 tahun menunggu, ia akhirnya menjejakkan kaki di Madinah—tanah yang selama ini hanya ia sebut dalam doa.
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Alfian
Laporan Hasim Arfah, Wartawan Tribun-timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MADINAH - Di tengah hiruk-pikuk kedatangan jemaah di Bandara Prince Mohammad Bin Abdul Aziz, ada satu pemandangan yang sulit diabaikan.
Seorang pria lanjut usia berdiri tenang, bibirnya tak henti berzikir, matanya berbinar menatap langkah baru dalam hidupnya.
Namanya Taswin, 67 tahun, asal Langkat.
Raganya memang tak lagi muda, namun semangatnya justru memancarkan kekuatan yang tak biasa.
Setelah 13 tahun menunggu, ia akhirnya menjejakkan kaki di Madinah—tanah yang selama ini hanya ia sebut dalam doa.
“13 tahun menunggu,” ucapnya pelan, Kamis (23/4/2026), sambil menahan haru di ruang kedatangan Prince Mohammad bin Abdul Aziz Internasional Airport, Kota Madinah, Arab Saudi, Kamis (23/4/2026).
Taswin bukanlah sosok dengan kehidupan berkecukupan.
Ia seorang buruh tani yang mengumpulkan biaya haji dari hasil kerja kerasnya, sedikit demi sedikit, bertahun-tahun lamanya.
“Saya ini buruh tani. Kalau ada rezeki, kita sisihkan. Sedikit-sedikit sampai cukup,” tuturnya.
Baca juga: Berangkat dengan Rindu: Sunasih Tunaikan Haji, Kirim Doa untuk Mendiang Suami dari Tanah Suci
Perjalanan panjang itu kini terbayar lunas. Rasa syukur tak mampu ia bendung.
Matanya mulai memerah, suaranya bergetar.
“Alhamdulillah… rasanya tak bisa diungkapkan. Seperti mimpi. Saya orang susah, tapi bisa sampai ke sini. Mungkin ini memang panggilan Allah,” katanya.
Di sela harunya, Taswin menyelipkan pesan sederhana namun dalam untuk keluarganya di kampung halaman: bekerja dengan sungguh-sungguh dan jangan berhenti menabung demi bisa menyusul ke Tanah Suci.
Kisah serupa datang dari Wardiati (63).
| 1.452 JCH Kloter 5 Embarkasi Makassar Dilepas Bupati Gowa, Ingatkan Jaga Kesehatan |
|
|---|
| Tiga Kali Cicip Sehari, Cara PPIH Jaga Energi Jemaah Haji di Tengah Panas Arab Saudi |
|
|---|
| JCH Asal Luwu Gabung Kloter 42 Embarkasi Makassar, Berangkat 20 Mei |
|
|---|
| Berangkat dengan Rindu: Sunasih Tunaikan Haji, Kirim Doa untuk Mendiang Suami dari Tanah Suci |
|
|---|
| Kisah Komarudin Marbot Indramayu Jawa Barat, Naik Haji Setelah Menabung Belasan Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260423.jpg)