Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mudik 2026

Silakan Singgah Istirahat! Daftar Masjid Ramah Pemudik di Gowa

Masjid ramah pemudik sebagai upaya membangun toleransi dan kerukunan jika Idul fitri bersamaan hari raya Nyepi.

Tribun-timur.com/Ist
MUDIK -  Kepala Kemenag Gowa, H Jamaris. Sebanyak 20 masjid ditetapkan ramah pemudik di Gowa. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 20 masjid di Kabupaten Gowa disiapkan sebagai tempat beristirahat bagi pemudik menjelang Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. 
  • Program ini disampaikan Kepala Kemenag Gowa, H Jamaris, Jumat (13/3/2026), sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. 
  • Masjid ramah pemudik diharapkan menyediakan fasilitas seperti tempat istirahat, toilet bersih, air minum, area parkir, serta informasi waktu salat.

TRIBUN-TIMUR.COM  - Sebanyak 20 masjid di Gowa disiapkan jadi tempat beristirahat pemudik.

Hal ini disampaikan Kepala Kemenag Gowa, H Jamaris, Jumat (13/3/2026).

Program ini bertujuan memberikan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah

Tetapi juga memiliki peran sosial memberikan kenyamanan pemudik.

"Kami siapkan 20 masjid ramah pemudik di Gowa," ujarnya.

Baca juga: Masjid Munzalan Bulukumba Terbuka 24 Jam Bagi Pemudik: Free Wifi, AC, Kamar, dan Sahur Gratis

Masjid ramah pemudik sebagai upaya membangun toleransi dan kerukunan jika Idul fitri bersamaan hari raya Nyepi.

“Masjid selain sebagai tempat ibadah juga memiliki fungsi sosial untuk memberikan pelayanan, kenyamanan dan perlindungan bagi umat yang melakukan perjalanan,” ucap Jamaris.

Penetapan masjid ramah pemudik dilakukan sebagai bentuk kesiapan menyambut arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.

“Kami ingin memastikan para pemudik yang singgah di masjid dapat beribadah dengan khusyuk sekaligus beristirahat dengan nyaman,” ujarnya.

Masjid yang ditunjuk diharapkan menyediakan berbagai fasilitas dasar bagi pemudik.

Diantaranya tempat istirahat, toilet bersih, air minum, area parkir, serta informasi waktu salat.

Pihaknya juga melibatkan Kantor Urusan Agama (KUA) melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap pelaksanaan program tersebut.

“KUA kecamatan akan melakukan koordinasi dan pemantauan agar layanan di masjid ramah pemudik berjalan dengan baik,” jelasnya.

Ia berharap masjid dapat menjadi tempat singgah yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved