Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Citizen Reporter

Olahraga Sebagai Media Pembentuk Karakter Anak

Kesalahan kecil saat latihan ternyata bukan kegagalan, melainkan persiapan menghadapai badai kehidupan di masa depan.

Tayang:
Penulis: CitizenReporter | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
CITIZEN REPORTER - Andi Asniar Muslim, S.Pd.Gr, pendidik di SD Negeri Inpres Baraya 1 Makassar. 

Citizen Reporter: Andi Asniar Muslim, S.Pd.Gr, pendidik di SD Negeri Inpres Baraya 1 Makassar.

Di tengah derasnya tuntutan prestasi akademik, olahraga hadir sebagai ruang belajar yang sering kali terlupakan.

Di olahraga, anak- anak belajar tentang bagaimana menerima kekalahan dengan lapang dada, menghargai lawan, disiplin terhadap aturan, dan bangkit setelah jatuh.

Olahraga sejatinya adalah sekolah karakter, sekolah kehidupan.

Penelitian dari Harvard University tahun 2023 menyimpulkan bahwa anak yang sejak dini menjalani resilience training memiliki peluang tiga kali lebih besar untuk meraih kehidupan yang sukses dan bahagia dibandingkan anak yang hanya difokuskan pada pencapaian akademik semata.

Kesalahan kecil saat latihan ternyata bukan kegagalan, melainkan persiapan menghadapai badai kehidupan di masa depan.

Sebab olahraga bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga membantu menurunkan stress, memperbaiki suasana hati, dan memperkuat ketahanan mental.

Semanagat itulah yang terlihat dalam Olimpiade Olahraga Nasional Siswa (O2SN) se- Kecamatan Tallo Makassar yang berlangsung Jum’at-Sabtu, tanggal 8- 9
Mei 2026.

Mengusung tema” Semangat Sang Juara, Jiwa Integritas untuk Makassar Mulia”.

Kegiatan ini menjadi ruang tumbuh bagi anak- anak untuk mengenal arti sportivitas sejak dini.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Olahraga Unhas Baraya ini diselenggarakan Kelompok Kerja Guru PJOK dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah se-Kecamatan Tallo, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Makassar, Dinas Pendidikan, DISPORA, KONI Makassar, serta Dinas Kesehatan Kota Makassar.

Pembukaan kegiatan dilakukan melalui Apel Pagi yang diresmikan Ketua KONI Makassar.

Ketua Panitia penyelenggara O2SN, Aspar Awal, S. Or menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan 830 atlet dari 38 sekolah dengan 9 cabang olah raga, mulai dari
atletik, senam, renang, pencak silat, bulu tangkis, Futsal, bola volly, hingga lomba lari balok dan lari tiktaktok.

O2SN bukan sekadar perlombaan mencari juara.

Ia adalah akar rumput pembinaan generasi muda.

Dari lapangan kecil inilah lahir bibit- bibit atlet masa depan sekaligus anak- anak yang belajar tentang ketangguhan, sportivitas, dan akhlak mulia.

Sebab bangsa yang besar tidak hanya membutuhkan anak- anak yang cerdas, tetapi juga generasi yang kuat hati dan mulia karakternya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved