Media Sosial Bisa Ganggu Konsentrasi, Dinas Pendidikan Bulukumba Beri Mitigasi
Media sosial bisa merusak konsentrasi dan memicu cyberbullying. Disdik Bulukumba beri langkah mitigasi agar siswa tetap cerdas pakai medsos.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Dinas Pendidikan Bulukumba, Sulsel mengungkap dampak negatif media sosial pada siswa, termasuk gangguan dopamin dan menurunnya durasi perhatian.
- Sekolah menerapkan aturan penyimpanan ponsel, pembelajaran menggunakan layar interaktif, dan materi mitigasi cyberbullying.
- Orang tua diminta mendampingi anak agar bijak memakai media sosial.
TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Dinas Pendidikan Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mengungkap dampak negatif media sosial terhadap pelajar di daerah itu.
Kepala Dinas Pendidikan Bulukumba, Andi Buyung Saputra, mengatakan dampak negatif tersebut muncul berdasarkan pemantauan Dinas Pendidikan.
Salah satunya, gangguan dopamin.
Notifikasi dan “likes” di media sosial memberikan lonjakan dopamin instan.
“Dibandingkan membaca buku yang membutuhkan usaha mental lebih besar, media sosial jauh lebih ‘menarik’ bagi otak. Akibatnya siswa cepat merasa bosan saat belajar,” ujar Andi Buyung, Selasa (10/3/2026).
Dampak berikutnya adalah penurunan durasi perhatian (attention span).
Konten berdurasi pendek, seperti TikTok atau Reels, membiasakan otak menerima informasi kilat. Akibatnya, siswa kesulitan fokus pada penjelasan guru atau bacaan panjang.
Untuk mengantisipasi hal ini, pihak Dinas Sosial dan sekolah menerapkan aturan penggunaan ponsel.
Saat tidak digunakan, ponsel disimpan di loker yang disediakan sekolah dan baru diambil saat jam istirahat atau pembelajaran yang memang membutuhkan perangkat tersebut.
Kebijakan ini tidak mengganggu pembelajaran digital karena sekolah telah menyediakan interactive flat panel atau layar interaktif yang tersebar di seluruh sekolah di Bulukumba.
Selain itu, sekolah memberikan materi mitigasi mengenai cyberbullying dan dampaknya di lingkungan sosial.
Meski sejauh ini belum ada laporan resmi kasus cyberbullying, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan tetap melakukan antisipasi sejak dini.
Catatan: Dopamin adalah neurotransmitter yang memengaruhi perasaan senang, motivasi, fokus, dan perilaku reward system.
Sering disebut “hormon bahagia”, dopamin dilepaskan saat seseorang mencapai tujuan atau merasakan kesenangan.
Kasus Cyberbullying di Bulukumba
| Bocoran Ordal Victor Dethan Hampir Pasti Tinggalkan PSM Makassar Gabung Persija Jakarta |
|
|---|
| DPD Walubi Sulsel Serahkan Bantuan Alkes ke Kodaeral VI Makassar |
|
|---|
| Prediksi Arema FC vs PSM Makassar: Ambisi Juku Eja Menang dan Nirbobol di Kanjuruhan |
|
|---|
| Proyek Rp3,5 Miliar Pemprov Sulsel di Sinjai Selatan Gagal Rampung, Mulai Dibangun 2020 |
|
|---|
| Harga Aspal Naik Tajam, DPRD Sulsel Khawatir 6 Proyek Multi Years Molor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-10-maret-pelaajr.jpg)